Advertisement
Peristiwa Daerah

Tikungan di Pacitan Bikin Truk Terjungkal ke Jurang, Polisi Beberkan Kronologinya

Sebuah truk Mitsubishi Colt Diesel bernomor polisi K 8254 QD terjungkal ke jurang di Jalan Raya Pacitan-Ngadirojo, Desa Sidomulyo, Kecamatan Kebonagung, Kabupaten Pacitan pada Rabu (5/2/2024) dini hari.

TIMES Indonesia,
Tikungan di Pacitan Bikin Truk Terjungkal ke Jurang, Polisi Beberkan Kronologinya
Polisi saat olah TKP terjungkalnya truk di Pacitan. (FOTO: Dwi for TIMES Indonesia)
A-AA+

PACITAN Sebuah truk Mitsubishi Colt Diesel bernomor polisi K 8254 QD terjungkal ke jurang di Jalan Raya Pacitan-Ngadirojo, Desa Sidomulyo, Kecamatan Kebonagung, Kabupaten Pacitan pada Rabu (5/2/2024) dini hari. 

Kecelakaan terjadi sekitar pukul 00.25 WIB akibat rem blong di jalan menikung dan menurun. Dua orang terluka, dan kerugian materiil mencapai Rp700 juta.

Advertisement

Menurut Kasat Lantas Polres Pacitan, AKP Dwi Purwanto, truk yang dikemudikan Ujang Nursaad (54) melaju dari Pacitan menuju Ngadirojo.  Saat tiba di lokasi kejadian, truk mengalami rem blong di jalan menikung dan menurun, sehingga tidak bisa dikendalikan dan terguling ke jurang sedalam 5 meter.

"Truk tidak dapat dikendalikan dan akhirnya terjungkal ke jurang," jelas AKP Dwi Purwanto.

Pengemudi Ujang Nursaad mengalami luka sobek di lengan kanan, sementara penumpang Khoirul Imtihan Marfui (20) menderita luka babras. Keduanya sadar dan langsung ditolong petugas. Truk mengalami kerusakan parah dengan kerugian diperkirakan Rp700 juta.

Petugas menerima laporan warga, mendatangi lokasi, menolong korban, memasang garis polisi, dan mengatur lalu lintas. "Kami pastikan jalan aman bagi pengendara lain," kata AKP Dwi Purwanto.

Jalan di lokasi menikung dan menurun, membutuhkan kewaspadaan ekstra. Rem blong menjadi penyebab utama truk tidak bisa dikendalikan. Meski kondisi jalan beraspal dan cuaca cerah, faktor teknis seperti rem blong sangat berbahaya di area tersebut.

Advertisement

Lokasi kejadian berada di jalan provinsi dengan marka garis lurus. Area sekitarnya berupa perbukitan, membuat jalan rawan kecelakaan.  "Meski kondisi jalan baik, kemiringan dan belokan tajam tetap berisiko," terangnya. 

Saat ini, proses evakuasi truk tersebut masih dilakukan oleh petugas. 

AKP Dwi Purwanto mengimbau pengendara, terutama pengemudi kendaraan berat, untuk selalu memeriksa kondisi kendaraan sebelum bepergian.  "Pastikan rem, ban, dan sistem kendali lain dalam kondisi prima, terutama di jalan menikung dan menurun," pesannya.

Pengendara juga diminta mematuhi batas kecepatan dan berhati-hati saat melewati area rawan kecelakaan di Pacitan. "Keselamatan adalah prioritas utama," tegasnya. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Yusuf Arifai
PenulisYusuf ArifaiMagister Ilmu Hukum (MH) Universitas Slamet Riyadi Surakarta, Wartawan Madya Nomor 21969-Unitomo/Wdya/DP/X/2024/21/10/93, Editor Bahasa Arab dan Penulis di TIMES Indonesia yang bergabung sejak 2021.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia