Advertisement
Peristiwa Daerah

BNPB: Gempa Poso, 2.011 Warga Mengungsi

Gempa bumi magnitudo 6,0 mengguncang Poso, Sulawesi Tengah, Kamis malam. Sebanyak 2.011 warga mengungsi, 14 rumah rusak berat, dan gempa susulan terjadi 11 kali. Tidak berpotensi tsunami.

TIMES Indonesia,
BNPB: Gempa Poso, 2.011 Warga Mengungsi
Warga kabupaten Poso, Sulawesi Tengah mengungsi di lapangan sepak bola usai terjadi gempa bumi magnitudo 6,0 di Kecamatan Pamona Tenggara dan Pamona Selatan. (FOTO: ANTARA/HO-BPBD Sulteng)
A-AA+

POSO Gempa bumi berkekuatan magnitudo 6,0 mengguncang wilayah Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah, Kamis (24/7/2025) malam. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat sebanyak 2.011 warga dari 609 kepala keluarga (KK) terpaksa mengungsi akibat gempa tersebut.

Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, menyampaikan bahwa data tersebut masih bersifat sementara dan proses pendataan terus berlangsung.

Advertisement

“Data sementara sebanyak 609 Kepala Keluarga atau 2.011 jiwa mengungsi,” ujarnya dari Jakarta, Jumat (25/7/2025).

Selain itu, gempa juga mengakibatkan empat warga mengalami luka ringan dan saat ini tengah mendapatkan perawatan medis.

Dari sisi kerusakan, 14 rumah dilaporkan rusak berat dan 21 rumah rusak ringan. Beberapa fasilitas umum juga terdampak, seperti satu unit fasilitas pendidikan dan satu rumah ibadah yang mengalami kerusakan ringan. Kerusakan tersebar di Desa Tokilo dan Tindoli, Kecamatan Pamona Tenggara, serta Desa Pendolo di Kecamatan Pamona Selatan.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan bahwa gempa utama terjadi pada Kamis pukul 20.06 WIB dengan pusat gempa di darat pada kedalaman 10 kilometer. Lokasi gempa berada di koordinat 2,01° LS dan 120,78° BT.

“Gempa tergolong dangkal dan dipicu oleh aktivitas sesar aktif di zona Sesar Poso dengan mekanisme pergerakan strike-slip,” jelas BMKG dalam analisisnya.

Advertisement

Sejak gempa utama, BMKG mencatat terjadi 11 kali gempa susulan dengan magnitudo berkisar antara 2,4 hingga 5,5.

Guncangan gempa dirasakan cukup kuat di berbagai wilayah, termasuk: Poso, Kolonodale, dan Mangkutana: skala intensitas IV–V MMI, dirasakan hampir seluruh penduduk.

Selain itu Palopo, Toraja, Mappadeceng, dan Bungku dengan skala intensitas III–IV MMI. Lalu, Palu dengan skala intensitas II–III MMI.

Meskipun getarannya luas, BMKG memastikan bahwa gempa tidak berpotensi tsunami. Masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan tidak mudah percaya terhadap informasi yang belum terverifikasi. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Antara
PenulisAntaraANTARA adalah kantor berita nasional Indonesia yang menyebarluaskan informasi tentang berbagai peristiwa penting di dalam dan luar negeri.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia