Advertisement
Peristiwa Daerah

Karnaval Agustusan Gresik Disambut Meriah, Dewan Nilai Ekonomi Warga Ikut Terangkat

Kemeriahan karnaval Agustusan yang digelar di berbagai desa dan kelurahan di Kabupaten Gresik, Jawa Timur, tak hanya menghadirkan hiburan bagi masyarakat. DPRD Gresik menilai, ajang ini juga memberi dampak positif bagi perekonomian warga.

TIMES Indonesia,
Karnaval Agustusan Gresik Disambut Meriah, Dewan Nilai Ekonomi Warga Ikut Terangkat
Pembukaan karnaval agustusan di Kelurahan Sidokumpul, Gresik. (FOTO: Akmal/TIMES Indonesia).
A-AA+

GRESIK Kemeriahan karnaval Agustusan yang digelar di berbagai desa dan kelurahan di Kabupaten Gresik, Jawa Timur, tak hanya menghadirkan hiburan bagi masyarakat. DPRD Gresik menilai, ajang ini juga memberi dampak positif bagi perekonomian warga.

Salah satu karnaval yang meriah digelar di Kelurahan Sidokumpul, Kecamatan Gresik. Ribuan warga dari anak-anak hingga orang dewasa tumplek blek menyemarakkan HUR RI ke-80, Minggu (24/8/2025).

Advertisement

Bahkan, kegiatan karnaval tersebut dibuka langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Gresik Achmad Washil Miftahul Rahman didampingi anggota Komisi II DPRD Gresik Ricke Mayumi, Camat Gresik Jalesvie Triyatmoko.

Dalam kesempatan itu, Ricke yang juga anggota Komisi II DPRD Gresik menyampaikan apresiasinya terhadap pelaksanaan karnaval ini. Terlebih peserta tampak antusias dan disaksikan ribuan orang. 

“Tentu dengan banyaknya orang yang terlibat, perputaran ekonominya juga semakin besar. Kita lihat banyak sekali pedagang yang berjualan," ujarnya.

Ricke mengatakan, karnaval ini bisa menjadi ajang hiburan sekaligus promosi terkait potensi yang dimiliki setiap desa atau kelurahan.

“Momen ini harus dimanfaatkan semaksimal mungkin dalam mendukung UMKM lokal. Apalagi, karnaval ini tadi ada pasar UMKM yang dijual warga," ucap politisi Partai Gerindra tersebut.

Advertisement

Ketua Panitia Eko Pratomo mengatakan dalam pekan budaya yang digelar Kelurahan Sidokumpul diadakan beberapa kegiatan. Mulai dari lomba mewarnai damar kurung, bazar UMKM hingga karnaval.

“Semoga kegiatan ini bisa menjadi acara tahunan demi mengenalkan potensi yang ada,” kata Eko. 

Disampaikan Eko, total ada 44 RT dari 9 RW yang berpartisipasi dalam kegiatan ini. Tampak para peserta menampilkan aneka budaya dan tradisi khas Gresik, seperti membawa replika damar kurung hingga pudak.

“Mudah-mudahan UMKM di Sidokumpul semakin mengeliat,” ungkapnya. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Akmalul Azmi
PenulisAkmalul AzmiSarjana Ilmu Komunikasi Universitas Trunojoyo Madura (2017). Bergabung di TIMES Indonesia sejak 2019. Meliput berbagai topik, termasuk politik, hukum, sains, seni, budaya dan isu internasional.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia