Advertisement
Peristiwa Daerah

Revitalisasi Alun-Alun Probolinggo Dimulai, CV Probolinggo Cemerlang Ambil Alih Proyek yang Tersendat

Proses revitalisasi Alun-Alun Kota Probolinggo akhirnya memasuki tahap eksekusi. CV Probolinggo Cemerlang resmi mengambil alih proyek strategis

TIMES Indonesia,
Revitalisasi Alun-Alun Probolinggo Dimulai, CV Probolinggo Cemerlang Ambil Alih Proyek yang Tersendat
Revitalisasi Alun - alun Kota Probolinggo Mulai dikerjakan. (Foto: Sri Hartini/TIMES Indonesia)
A-AA+

PROBOLINGGO Proses revitalisasi Alun-Alun Kota Probolinggo akhirnya memasuki tahap eksekusi. CV Probolinggo Cemerlang resmi mengambil alih proyek strategis ini setelah pemenang lelang sebelumnya mengundurkan diri karena keterbatasan modal. 

Pemasangan sekat proyek yang terpantau sejak Selasa (30/09/2025) menandai dimulainya pekerjaan dengan tenggat waktu yang ketat, menargetkan penyelesaian pada 25 Desember 2025.

Advertisement

Dinamika lelang sempat mewarnai proyek ini. Setyorini Sayekti, Kepala Dinas PUPR-PKP Kota Probolinggo, mengonfirmasi bahwa CV Carissa sebagai pemenang retender yang diumumkan pada 16 September, menyatakan mundur tepat sebelum penandatanganan perjanjian. 

"SPPBJ sudah kami agendakan Jumat kemarin, namun CV Carissa menyatakan mundur karena tidak mampu dari sisi modal," terang Rini, Rabu (01/10/2025). 

Selanjutnya berdasarkan koordinasi dengan LKPP, CV Probolinggo Cemerlang sebagai pemenang kedua kemudian ditetapkan menggantikan posisi tersebut.

Alun-Alun-Kota-Probolinggo-2.jpg
Penyekatan dan pemotongan pohon di area alun - alun mulai dilakukan. (Foto: Sri Hartini/ TIMES Indonesia)

Dengan waktu pengerjaan yang terbatas, Dinas PUPR-PKP telah menyusun action plan ketat yang mensyaratkan sistem kerja paralel dua hingga tiga shift setiap hari. 

Advertisement

"Kalau action plan ini dipatuhi, pekerjaan bisa selesai akhir tahun. Tapi kembali lagi pada kemampuan perusahaan dalam penyediaan material, jumlah tenaga kerja, hingga sistem manajemen proyek," tambah Rini. 

Pengawasan proyek akan ditingkatkan dari mingguan menjadi harian. Setiap penyimpangan progres akan ditindaklanjuti melalui Show Case Meeting (SCM), dengan sanksi berupa denda hingga pelaporan ke Inspektorat bagi pelaksana yang dianggap abai.

Tahapan revitalisasi akan dimulai dengan perbaikan drainase, diikuti penataan utilitas, trotoar, peremajaan pohon, serta pemasangan PJU dan lampu taman. 

Sebuah perubahan signifikan adalah penataan kabel listrik yang akan dimasukkan ke dalam box culvert sehingga tidak ada lagi tiang listrik di sekitar alun-alun. 

Sementara itu, revitalisasi Pujasera belum termasuk dalam pekerjaan tahun ini dan rencananya akan dilaksanakan pada 2026. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Sri Hartini
PenulisSri HartiniBergabung di TIMES Indonesia sejak 2021. Meliput berbagai topik, termasuk politik, hukum, Pemerintahan, seni, budaya dan isu nasional.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia