Advertisement
Peristiwa Daerah

Banjir Bandang di Aceh Tengah, Sembilan Perantau Asal Ciamis Dilaporkan Hilang Kontak

Kesembilan orang perantau tersebut, merupakan warga Dusun Baros, Desa Ciomas, Kecamatan Panjalu, Kecamatan Ciamis.

TIMES Indonesia,
Banjir Bandang di Aceh Tengah, Sembilan Perantau Asal Ciamis Dilaporkan Hilang Kontak
Banjir bandang menerjang wilayah Aceh Tengah (Foto: Dok. ANTARA)
A-AA+

CIAMIS Sembilan orang perantau asal Kabupaten Ciamis, Jawa Barat dilaporkan hilang kontak pasca banjir bandang yang menerjang Aceh Tengah beberapa waktu lalu.

Adapun identitas korban yang saat ini hilang kontak ialah Apan Sopyan (42), Amay (34), Eko Hardianto (51), Deni Mulyana (44), Dida Hidayatullah (23), Oon Nurhasanah 36), Rudi Ruhendi (34), Rohman (55), dan Ujang Rahmat Hidayat (40). 

Advertisement

Kesembilan orang perantau tersebut, merupakan warga Dusun Baros, Desa Ciomas, Kecamatan Panjalu, Kecamatan Ciamis.

Berdasarkan informasi dari warga setempat, mereka terakhir kali berdomisi di Jalan Lintas Blangkejeren Takengon, Desa/Kecamatan Rikitgaib, Kabupaten Gayo Lues, Aceh Tengah.

Kepala Pelaksana BPBD Ciamis, Ani Supiani, mengaku sudah menerima informasi mengenai hilangnya sembilan warganya itu. 

Menurutnya, BPBD Ciamis sudah melakukan koordinasi dengan posko BPBD setempat dan posko relawan BPBD Provinsi Jawa Barat. Guna untuk melakukan verifikasi dan pencarian.

"Sudah ada koordinasi, Kami sudah menghubungi posko BPBD di sana, BPBD Provinsi Jawa Barat dan para relawan terkait. Namun, Sampai saat ini belum ada informasi terbaru, mereka masih dalam proses pencaria".,Jelasnya. (*)

Advertisement

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Adis Cahyana
PenulisAdis CahyanaPenulis dan pengamat kebijakan publik. Bergabung di TIMES Indonesia sejak 2025. Meliput berbagai topik, termasuk isu sosial,politik, hukum dan kriminal, Birokrasi, Seni budaya dan kuliner.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia