Advertisement
Peristiwa Daerah

Hari Jadi Cianjur ke-348, Suguhkan Karnaval Budaya Daerah hingga Lintas Negara

Ribuan warga memadati Lapang Parawatasari Joglo Cianjur dalam pawai budaya "Lengkah ka Jaman Anyar" peringatan HUT ke-348 Kabupaten Cianjur. Pawai sejauh 4 km menampilkan kuda kosong hingga penampilan Doel Sumbang dan Asila Maisa.

TIMES Indonesia,
Hari Jadi Cianjur ke-348, Suguhkan Karnaval Budaya Daerah hingga Lintas Negara
Foto: Karnaval budaya daerah kuda kosong warnai Hari Jadi Cianjur ke-348. (FOTO: Wan/TIMES Indonesia)
A-AA+

CIANJUR Pemerintah Kabupaten Cianjur resmi menyemarakkan peringatan Hari Jadi Cianjur (HJC) ke-348 dengan menggelar pawai budaya bertajuk “Lengkah ka Jaman Anyar”.

Acara yang dipusatkan di Lapang Parawatasari Joglo Cianjur pada hari Sabtu, 20 Desember 2025 ini, mengundang antusiasme ribuan warga karena aksesnya dibuka secara gratis sejak pagi buta.

Advertisement

Kemeriahan ini juga tidak hanya menonjolkan kekayaan tradisi lokal seperti kuda kosong, tetapi juga memadukannya dengan pesona budaya dari berbagai penjuru Nusantara hingga mancanegara dalam satu rangkaian parade yang megah.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Cianjur, Ayi Reza Addairobi, mengungkapkan bahwa kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi dari berbagai pihak, mulai dari perangkat daerah, BUMN, hingga komunitas seni.

Dalam momen meriah tersebut dirinya menjelaskan bahwa gelaran budaya seperti ini memang dirancang untuk menggabungkan unsur kearifan lokal Cianjur dengan budaya luar agar lebih berwarna.

"Partisipasi dari setiap kecamatan juga memperkuat identitas daerah dalam perayaan tahunan yang sangat dinantikan oleh masyarakat," katanya dalam keterangan tertulis yang diterima TIMES Indonesia.

Rute pawai yang membentang hingga 4 kilometer ini memakan waktu tempuh sekitar tiga jam sebelum berakhir dengan pertunjukan seni di area Prawatasari. Sepanjang jalur tersebut, masyarakat disuguhi atraksi ikonik seperti kuda kosong dan kuda kencana yang menjadi ciri khas daerah.

Advertisement

Tak hanya itu, suasana semakin semarak dengan kehadiran musisi ternama Doel Sumbang dan Asila Maisa yang turut menghibur pengunjung hingga siang hari.

Terkait waktu pelaksanaan, pihak panitia menyebutkan bahwa jadwal kegiatan dibuat cukup fleksibel karena harus menyesuaikan dengan agenda resmi Bupati Cianjur, terutama pelantikan PPPK Paruh Waktu.

Meskipun sebelumnya sempat direncanakan bersamaan dengan peringatan HUT Jawa Barat, Pemkab Cianjur akhirnya memilih untuk menyelenggarakan acara ini secara mandiri.

"Kami melihat seluruh masyarakat sangat bersemangat menikmati momentum kebangkitan budaya ini," pungkas Roby yang optimis acara ini menjadi simbol semangat baru bagi masa depan Cianjur.(*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Wandi Ruswannur
PenulisWandi RuswannurSarjana Hukum IAI Al-Azhary Cianjur Bergabung bersama TIMES Indonesia sejak 2024. Meliput berbagai topik, termasuk pemerintahan, politik, hukum, olahraga, life style, seni-budaya, pendidikan dan lingkungan.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia