Advertisement
Peristiwa Daerah

Gontor Berduka, Prof Dr KH Amal Fathullah Zarkasyi Wafat di Solo

Kabar duka menyelimuti dunia pendidikan Islam dan keluarga besar Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG). Salah satu pimpinan pilar pondok tersebut, Prof. Dr. K.H. Amal Fathullah Zarkasyi, M.A., dikabarkan telah berpulang ke Rahmatullah pada Sabtu

TIMES Indonesia,
Gontor Berduka, Prof Dr KH Amal Fathullah Zarkasyi Wafat di Solo
Prof. Dr. K.H. Amal Fathullah Zarkasyi salah satu pimpinan Pondok Modern Darussalam Gontor wafat. (Foto:PMDG)
A-AA+

PONOROGO Kabar duka menyelimuti dunia pendidikan Islam dan keluarga besar Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG). Salah satu pimpinan pilar pondok tersebut, Prof. Dr. K.H. Amal Fathullah Zarkasyi, M.A., dikabarkan telah berpulang ke Rahmatullah pada Sabtu (3/1/2026) siang.

​Almarhum mengembuskan napas terakhirnya di Rumah Sakit (RS) dr. Moewardi, Solo, Jawa Tengah, sekitar pukul 13.45 WIB. Kabar ini segera menyebar luas di kalangan alumni (IKPM) dan santri Gontor di seluruh dunia.

Advertisement

​Prof. Amal, yang juga merupakan Rektor Universitas Darussalam (UNIDA) Gontor periode sebelumnya, sempat menjalani perawatan medis di Solo sebelum dinyatakan wafat. Hingga saat ini, pihak keluarga dan manajemen pondok sedang mempersiapkan proses pemulangan jenazah ke kediaman di kompleks Pondok Modern Gontor, Ponorogo.

​Kepergian Prof. Amal merupakan kehilangan besar bagi umat. Beliau dikenal sebagai putra dari salah satu Trimurti pendiri Gontor, K.H. Imam Zarkasyi. Sepanjang hidupnya, beliau mengabdikan diri pada pengembangan kurikulum pendidikan Islam dan penguatan nilai-nilai Pondok Modern.

​Pimpinan Pondok Modern Darussalam Gontor, K.H. Hasan Abdullah Sahal, menyampaikan rasa duka yang mendalam atas kepergian sahabat sekaligus rekan seperjuangannya tersebut.

​"Innalillahi wainnailaihi rojiun. Kita kehilangan seorang pejuang, seorang pemikir, dan guru bagi kita semua. Beliau adalah sosok yang istiqomah dalam memegang teguh nilai-nilai pondok. Semoga Allah SWT menempatkan beliau di tempat terbaik dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kesabaran," ujar K.H. Hasan Abdullah Sahal saat memberikan pernyataan singkat kepada media.

​Kiai Hasan juga mengajak seluruh santri, alumni, dan umat Islam untuk melaksanakan shalat gaib dan mendoakan almarhum agar segala amal ibadahnya diterima oleh Allah SWT.

Advertisement

​Jenazah rencananya akan disemayamkan di Masjid Jami' Pondok Modern Darussalam Gontor untuk kemudian disalatkan oleh ribuan santri sebelum dimakamkan di pemakaman keluarga. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

M. Marhaban
PenulisM. MarhabanSekolah Tinggi Publisistik (STP) Jakarta, KLW PWI Jawa Timur 1999. Bergabung di TIMES Indonesia sejak 2019, meliput berbagai topik, termasuk Politik, Hukum, Olahraga, Budaya, dan Pemerintahan.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia