Advertisement
Peristiwa Daerah

Ribuan Pekerja Perkebunan Kopi Berharap Ijen Kembali Kondusif

Ribuan pekerja kebun kopi Bondowoso menggelar aksi damai menuntut penyelesaian konflik lahan JCE-Blawan yang berdampak pada keamanan dan ekonomi daerah.

TIMES Indonesia,
Ribuan Pekerja Perkebunan Kopi Berharap Ijen Kembali Kondusif
Aksi solidaritas Serikat Pekerja Perkebunan dan protes atas konflik di Kecamatan Ijen Bondowoso (FOTO: Moh Bahri/TIMES Indonesia)
A-AA+

BONDOWOSO Ribuan pekerja yang tergabung dalam Serikat Pekerja Perkebunan Nusantara XII (SPBUN NXII) menggelar aksi solidaritas damai di depan Kantor Pemerintah Kabupaten Bondowoso, Selasa (6/1/2025). 

Aksi tersebut menjadi bentuk qatar mendalam atas konflik lahan berkepanjangan di kawasan Kebun Java Coffee Estate (JCE) dan Blawan yang berdampak langsung pada keamanan serta keberlangsungan kerja para karyawan PTPN I Regional 5.

Advertisement

Konflik yang berlangsung sejak September 2023 hingga akhir 2025 itu ditandai dengan penebangan ratusan ribu pohon kopi, perusakan tanaman penaung, serta penguasaan lahan secara ilegal.

Situasi tersebut tidak hanya menghambat operasional kebun, tetapi juga menimbulkan rasa tidak aman di kalangan pekerja dan masyarakat sekitar.

Memasuki tahun 2025, eskalasi konflik kian meningkat dengan terjadinya berbagai aksi kekerasan, seperti pembakaran dua rumah dinas berstatus cagar budaya, perusakan kendaraan milik karyawan, serta penghancuran kantor afdeling dan fasilitas sosial berupa posyandu. 

Penutupan akses jalan menuju Afdeling Kaligedang dan pendirian posko sakera sejak November 2025 turut memperparah kondisi, mengganggu mobilitas pekerja dan aktivitas sosial warga.

Ketua SPBUN NXII, Bramantyo menegaskan, aksi tersebut merupakan suara murni para pekerja yang menuntut kehadiran negara dalam menjamin kepastian hukum dan keamanan. 

Advertisement

Menurutnya, konflik yang dibiarkan berlarut-larut berpotensi menimbulkan dampak sosial, ekonomi, dan lingkungan yang lebih luas bagi Kabupaten Bondowoso.

“Kami hanya ingin bekerja dengan tenang dan aman. Aksi ini adalah seruan agar hukum ditegakkan secara adil dan tegas,” ujarnya.

Aksi damai tersebut juga diwarnai kegiatan simbolik, seperti membersihkan lingkungan sekitar, membagikan bunga kepada pengguna jalan, serta menyebarkan informasi melalui barcode sebagai bentuk edukasi publik. Para peserta aksi turut bersholawat bersama sebagai doa agar konflik dapat diselesaikan secara damai dan berkeadilan.

Manajemen PTPN I Regional 5 mengapresiasi aksi damai tersebut. Kepala Bagian Sekretariat dan Umum, R. I. Setiyobudi menilai, penyampaian aspirasi dilakukan secara tertib dan mencerminkan kepedulian karyawan terhadap kondisi pekerja kebun kopi di kawasan Ijen.

“Manajemen menghargai aksi damai SPBUN NXII sebagai bentuk empati dan dukungan moral bagi pemerintah daerah serta aparat penegak hukum dalam menjaga keamanan aset negara dan stabilitas wilayah,” katanya. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Moh Bahri
PenulisMoh BahriSarjana Sosial (S.Sos) Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq atau UIN KHAS Jember (2018). Bergabung di TIMES Indonesia sejak 2018 (Tugas di Kabupaten Bondowoso). Meliput berbagai topik: Politik, peristiwa, hukum, ekonomi, budaya, kuliner dan isu-isu lainnya di daerah.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia