Advertisement
Peristiwa Daerah

Menelusuri Jejak Sejarah Dalem Cikundul yang Jadi Cagar Budaya, Sang Perintis Lahirnya Kabupaten Cianjur

Malam Dalem Cikundul salah satu aset kebudayaan paling berharga yang mencerminkan kejayaan masa lalu Cianjur.

TIMES Indonesia,
Menelusuri Jejak Sejarah Dalem Cikundul yang Jadi Cagar Budaya, Sang Perintis Lahirnya Kabupaten Cianjur
Pintu masuk Makam Raden Aria Wira Tanu I atau Dalem Cikundul. (FOTO: Instagram @disbudpar.cianjur)
A-AA+

Cianjur Kabupaten Cianjur, Jawa Barat memiliki destinasi wisata religi dan sejarah yang sangat bernilai yaitu Makam Raden Aria Wira Tanu I atau yang lebih akrab disapa dengan Dalem Cikundul

Situs cagar budaya ini bukan hanya sekadar tempat peristirahatan terakhir, melainkan simbol lahirnya peradaban di wilayah Cianjur pada abad ke-17 masehi. 

Advertisement

Melansir dari akun media sosial Instagram @disbudpar.cianjur bahwa kawasan ini merupakan titik awal sejarah panjang kemandirian wilayah tersebut di tengah persaingan pengaruh politik besar antara Kesultanan Mataram, Banten, Cirebon, hingga kolonial Belanda.

Secara historis Raden Aria Wira Tanu I dikenal sebagai sosok perintis yang membuka lahan pemukiman di bantaran Sungai Cikundul. Kepemimpinannya yang bijaksana berhasil membawa Cianjur muncul sebagai wilayah mandiri pada tahun 1677. 

Kehadiran makam yang terletak di kawasan Majalaya ini menjadi bukti nyata peran penting sang tokoh dalam menjaga stabilitas geopolitik di masa lampau serta menjadi identitas yang melekat bagi masyarakat Cianjur hingga saat ini.

"Struktur bangunan makam ini memiliki keistimewaan tersendiri dengan arsitektur yang terjaga kemurniannya," unggah akun tersebut dikutip TIMES Indonesia, pada Minggu (18/1/2026).

Area inti makam dilengkapi dengan gapura masuk yang megah serta nisan utama yang terbuat dari material pilihan yang menunjukkan rasa hormat tinggi terhadap leluhur. 

Advertisement

Pengunjung yang datang biasanya memanfaatkan momen tersebut untuk melakukan refleksi diri, mempelajari nilai kepemimpinan, sekaligus menikmati suasana tenang di lingkungan cagar budaya yang asri.

Selain menjadi daya tarik wisata religi, tempat ini juga berfungsi sebagai sarana edukasi bagi generasi muda agar tidak melupakan akar sejarah daerahnya. 

Keberadaan makam ini membuktikan bahwa nilai pengabdian dan perjuangan seorang pemimpin akan terus dikenang melintasi zaman. 

Pemerintah daerah pun terus berupaya menjaga kelestarian situs ini sebagai salah satu aset kebudayaan paling berharga yang mencerminkan kejayaan masa lalu Cianjur. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Wandi Ruswannur
PenulisWandi RuswannurSarjana Hukum IAI Al-Azhary Cianjur Bergabung bersama TIMES Indonesia sejak 2024. Meliput berbagai topik, termasuk pemerintahan, politik, hukum, olahraga, life style, seni-budaya, pendidikan dan lingkungan.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia