Advertisement
Peristiwa Daerah

Hujan Deras Rendam Sejumlah Kawasan Perkotaan Pemalang, Ketinggian Banjir Capai 1 Meter

Hujan deras mengguyur Pemalang pada Sabtu malam (31/1) menyebabkan banjir di sejumlah kelurahan dan jalan utama. Genangan air mencapai 20–100 cm dan mengganggu aktivitas warga.

TIMES Indonesia,
Hujan Deras Rendam Sejumlah Kawasan Perkotaan Pemalang, Ketinggian Banjir Capai 1 Meter
Konidi jalan protokol di Kota Pemalang yang tergenang air pada Sabtu malam (31/1/2026). (FOTO: Ragil/TIMES Indonesia)
A-AA+

Pemalang Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah perkotaan Pemalang, Jawa Tengah pada Sabtu malam (31/1/2026) menyebabkan banjir di sejumlah permukiman padat penduduk dan ruas jalan utama. Ketinggian air dilaporkan berkisar antara 20 hingga 100 sentimeter.

Sejumlah kelurahan yang terdampak banjir antara lain Kelurahan Sugihwaras, Pelutan, Kebondalem, dan Mulyoharjo. Genangan air merendam permukiman warga serta menghambat aktivitas lalu lintas di beberapa jalan protokol kota.

Advertisement

Di lapangan, banyak pengendara, terutama sepeda motor, terjebak banjir akibat tingginya genangan air di badan jalan. Tidak sedikit kendaraan yang mogok karena mesin kemasukan air, sehingga pengendara terpaksa menuntun kendaraannya dengan ekstra hati-hati.

Banjir juga merendam jalur Citywalk yang belum lama ini diresmikan oleh Bupati Pemalang dan digadang-gadang menjadi salah satu kawasan wisata favorit kota. Hujan deras mulai turun sekitar pukul 19.30 WIB dan berlangsung hingga malam hari.

Konidi-jalan-protokol-a.jpg

Sandy (40), warga Kelurahan Kebondalem, mengatakan banjir di wilayah perkotaan Pemalang kerap terjadi saat hujan lebat.

“Kalau hujan deras, beberapa titik seperti di depan SMA/SMK Muhammadiyah, Jalan Ahmad Yani, dan Kebondalem memang sering banjir,” ujarnya, Sabtu malam (31/1/2026).

Advertisement

Konidi-jalan-protokol-b.jpg

Banjir di wilayah perkotaan Pemalang disebut sebagai kejadian yang berulang setiap musim hujan. Kondisi dataran rendah serta sistem drainase yang belum optimal menjadi faktor utama penyebab terjadinya genangan di kota yang dikenal dengan slogan BERCAHAYA tersebut. (*)

 

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Ragil Surono
PenulisRagil SuronoBergabung dengan TIMES INDONESIA dari bulan Mei 2024 , meliput berbagai topik, hukum,sejarah, kuliner, Sosial Masyarakat dan adat budaya
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia