Advertisement
Peristiwa Daerah

Wabup Purbalingga Launching SPPG Karangkemiri, Dimas: Menu MBG Harus Berkualitas

Wabup Purbalingga Dimas Prasetyahani meminta pengelola SPPG Karangkemiri menjaga kualitas menu Makan Bergizi Gratis (MBG) agar setara standar restoran.

TIMES Indonesia,
Wabup Purbalingga Launching SPPG Karangkemiri, Dimas: Menu MBG Harus Berkualitas
Wakil Bupati Purbalingga saat me-launching Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Karangkemiri di Kecamatan Kemangkon. (FOTO: Promkopin Purbalingga for TIMES Indonesia)
A-AA+

Purbalingga Wakil Bupati Purbalingga, Dimas Prasetyahani, menegaskan agar Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) menjaga kualitas menu dan proses pengolahan makanan secara profesional. Ia meminta seluruh pengelola tidak bekerja asal-asalan dalam menyajikan hidangan bagi masyarakat.

Hal tersebut disampaikan Dimas saat meresmikan (launching) SPPG Karangkemiri di Kecamatan Kemangkon, Rabu (11/02/2026). Kehadiran dapur SPPG ini diharapkan mampu memperluas jangkauan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi penerima manfaat di wilayah tersebut.

Advertisement

"Seluruh relawan tolong bekerja sama, memasaklah sebagaimana memasak untuk keluarga sendiri. Yang kita beri makan ini bukan sembarang orang, jadi harus memberikan yang terbaik. Bahkan di beberapa SPPG, tampilan menunya sudah sangat menarik seperti di resto terkenal," tegas Dimas.

Jamin Gizi Maksimal dengan Anggaran Efisien

Dimas menambahkan, meski anggaran dipatok sebesar Rp10 ribu per porsi, kualitas makanan tidak boleh diturunkan. Menurutnya, dengan pengelolaan yang baik serta pemilihan bahan baku segar, nilai gizi makanan akan tetap maksimal.

"Keamanan makanan yang diproduksi di SPPG adalah tanggung jawab kita bersama. Jika bahan dipilih dengan benar dan tidak mudah rusak, nutrisi akan terserap baik oleh penerima manfaat," imbuhnya.

Sebagai Ketua Tim Percepatan Makan Bergizi Gratis (MBG) Kabupaten Purbalingga, Dimas berkomitmen melakukan pemantauan rutin terhadap menu yang disajikan di setiap SPPG. Jika ditemukan menu yang tidak memenuhi standar atau kurang layak, pihaknya akan segera melakukan evaluasi di lapangan.

Menu Kering Selama Ramadan

Menghadapi bulan suci Ramadan, Dimas menyampaikan bahwa berdasarkan standardisasi dari Badan Gizi Nasional (BGN), menu MBG akan disesuaikan dalam bentuk menu kering. Paket tersebut nantinya terdiri dari roti, susu, dan buah-buahan.

Advertisement

Terkait hal ini, ia mendorong agar produk-produk yang digunakan berasal dari pelaku usaha lokal guna menggerakkan ekonomi daerah.

Sementara itu, Camat Kemangkon, Dedhy Kurniawan Kadar Ismanto, melaporkan bahwa saat ini telah terdapat enam dapur SPPG yang beroperasi di wilayahnya. Keenam titik tersebut meliputi SPPG Kemangkon I, Kemangkon II, Jetis, Panican, Senon, dan Karangkemiri. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Muchlas Hamidi
PenulisMuchlas HamidiBergabung dengan TIMES Indonesia sejah tahun 2020 Liputan : Sosial, Budaya, dan isu atau kejadian di daerah.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia