Advertisement
Peristiwa Daerah

Resmi Diakui, Tari Sanduk Kota Batu Rain Status WBTb

Seni Tari Sanduk asal Kota Batu resmi ditetapkan sebagai Warisan Budaya Takbenda (WBTb) Indonesia oleh Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia.

TIMES Indonesia,
Resmi Diakui, Tari Sanduk Kota Batu Rain Status WBTb
Penyerahan sertifikat WBTb. (Foto : Prokopim KWB to TIMES Indonesia)
A-AA+

BATU Penantian panjang itu akhirnya terbayar. Seni Tari Sanduk asal Kota Batu resmi ditetapkan sebagai Warisan Budaya Takbenda (WBTb) Indonesia oleh Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia.

Sertifikat WBTb diserahkan Menteri Kebudayaan RI melalui Khofifah Indar Parawansa kepada Wali Kota Batu Nurochman di Taman Krida Budaya, Minggu (22/2/2026) sore.

Advertisement

Penetapan ini menjadi pengakuan resmi negara terhadap Tari Sanduk sebagai warisan budaya yang hidup dan berkembang di tengah masyarakat Batu. Proses pengusulannya sendiri memakan waktu hampir tujuh tahun sebelum akhirnya ditetapkan.

Wali Kota Nurochman, yang akrab disapa Cak Nur, menyampaikan rasa syukur atas capaian tersebut. Ia menegaskan, Tari Sanduk bukan sekadar pertunjukan seni, melainkan ekspresi budaya yang diwariskan lintas generasi.

"Kita semua tahu, Seni Sanduk telah lama dilestarikan di berbagai wilayah Kota Batu dan menjadi bagian penting dari identitas budaya masyarakat," ujarnya, Senin (23/2/2026).

Dengan penetapan ini, Tari Sanduk menjadi WBTb ketiga Kota Batu setelah Bantengan dan Jaran Kepang lebih dahulu memperoleh pengakuan serupa.

"Alhamdulillah, Sanduk menyusul jaran kepang dan seni bantengan yang sudah dulu mendapat pengakuan dari kementerian," imbuh Cak Nur.

Advertisement

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Kota Batu, Onny Ardianto, menjelaskan pengumuman resmi sebenarnya telah disampaikan kementerian pada 7 Oktober 2025 lalu. 

"Pengajuan nominasi telah dilakukan sejak tujuh tahun silam. Tari Sanduk merupakan ikon budaya yang lahir dari akulturasi kuat, terutama pengaruh kultur Madura yang kemudian bertransformasi menjadi jati diri masyarakat Batu," katanya.

Tambah Onny, hampir setiap kegiatan di Kota Batu selalu menampilkan Sanduk. Ini identitas yang harus dijaga. Ke depan, Pemkot Batu berkomitmen memperkuat pembinaan dan regenerasi pelaku seni.

"Sekaligus mengintegrasikan promosi Tari Sanduk dalam agenda pariwisata dan kebudayaan daerah," tuturnya.(*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Galih Rakasiwi
PenulisGalih RakasiwiBergabung dengan TIMES Indonesia sejak Februari 2026 dan bertugas di Malang Raya dan sekitarnya. Meliput berbagai isu baik politik, hukum, humaniora, teknologi, bisnis dan peristiwa yang bersifat lokal, nasional, dan internasional.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia