Advertisement
Peristiwa Daerah

Hujan Deras Minggu Sore, Dua Bencana Sekaligus Hantam Kota Batu

Cuaca ekstrem yang melanda wilayah Kota Batu, Minggu (22/2/2026) sore, memicu dua kejadian bencana hidrometeorologi dalam rentang waktu kurang dari satu jam.

TIMES Indonesia,
Hujan Deras Minggu Sore, Dua Bencana Sekaligus Hantam Kota Batu
Petugas BPBD Kota Batu saat melakukan pemetaan bencana. ​​​​​​​(Foto : BPBD Kota Batu/TIMES Indonesia)
A-AA+

BATU Cuaca ekstrem yang melanda wilayah Kota Batu, Minggu (22/2/2026) sore, memicu dua kejadian bencana hidrometeorologi dalam rentang waktu kurang dari satu jam di Kecamatan Bumiaji. Banjir luapan dan tanah longsor dilaporkan terjadi hampir bersamaan akibat hujan berintensitas tinggi.

Data dari Pusat Pengendalian dan Operasi BPBD menyebutkan, peristiwa pertama terjadi pukul 15.37 WIB di Jalan Mbah Joyo, Desa Bumiaji. Hujan deras membuat debit air meningkat, diperparah saluran drainase yang tersumbat material sampah hingga air meluap ke badan jalan dan mengganggu arus lalu lintas warga.

Advertisement

Kepala Pelaksana BPBD Kota Batu, Suwoko, mengatakan hujan deras menyebabkan kondisi tanah jenuh dan saluran air tak mampu menampung volume air. 

"Tim bersama relawan dan warga langsung membersihkan material yang menyumbat drainase. Air saat ini sudah surut," ujarnya, Senin (23/2/2026).

Tak berselang lama, sekitar pukul 16.15 WIB, longsor terjadi di Jalan Kelud Gang Girang, RT 03 RW 18, Dusun Kekep, Desa Tulungrejo. Tebing dengan panjang sekitar 12 meter, tinggi 3,5 meter, dan lebar 1 meter ambrol hingga merusak plengsengan teknis.

"Akibatnya, pipa saluran air desa terputus dan akses jalan utama warga sempat terganggu. Meski demikian, kami memastikan tidak ada korban jiwa dalam dua peristiwa tersebut," tambahnya.

Sebagai langkah darurat, BPBD menyalurkan bantuan terpal untuk menutup area longsoran guna mengantisipasi longsor susulan, serta dukungan logistik untuk kerja bakti warga. 

Advertisement

"Dari kejadian itu, kami merekomendasikan pembangunan ulang plengsengan yang rusak dan penanganan lanjutan pasca bencana," tegasnya.

BPBD mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan di tengah potensi cuaca ekstrim. 

"Warga kami minta tidak membuang sampah ke saluran air serta rutin melakukan pembersihan drainase secara mandiri," tuturnya. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Galih Rakasiwi
PenulisGalih RakasiwiBergabung dengan TIMES Indonesia sejak Februari 2026 dan bertugas di Malang Raya dan sekitarnya. Meliput berbagai isu baik politik, hukum, humaniora, teknologi, bisnis dan peristiwa yang bersifat lokal, nasional, dan internasional.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia