Advertisement
Peristiwa Daerah

Patroli Sahur di Gresik Berujung Tawuran, Dua Pemuda Jadi Korban

Aksi patroli sahur remaja di Panceng, Gresik berujung tawuran pada Jumat (27/2/2026). Dua pemuda terluka sabetan senjata tajam. Kasus ini kini ditangani Polres Gresik.

TIMES Indonesia,
Patroli Sahur di Gresik Berujung Tawuran, Dua Pemuda Jadi Korban
Ilustrasi foto tawuran saat patrol sahur. (Foto: Akmal/TIMES Indonesia)
A-AA+

Gresik Aksi patroli sahur yang melibatkan remaja dari dua desa di Kecamatan Panceng, Kabupaten Gresik, Jawa Timur, berujung bentrokan fisik pada Jumat (27/2/2026) dini hari. Tawuran ini mengakibatkan dua pemuda mengalami luka serius akibat sabetan senjata tajam.

Bentrokan tersebut melibatkan remaja dari Desa Banyutengah dan Desa Campurejo. Berdasarkan sejumlah video yang beredar luas di media sosial, ratusan remaja tampak berkumpul di perbatasan kedua desa.

Advertisement

Situasi yang awalnya kondusif memanas ketika kedua kelompok saling berhadapan dan terlibat adu mulut. Awalnya, mereka saling melempar bom air yang dimasukkan ke dalam kantong plastik sebelum akhirnya keributan tak terhindarkan hingga berubah menjadi tawuran fisik. Aksi kekerasan ini bahkan sempat disiarkan secara langsung melalui media sosial.

Kapolsek Panceng, AKP Khairul Alam, membenarkan adanya peristiwa tersebut. "Iya betul, waktu sahur. Kasus kami limpahkan ke Polres," katanya, Jumat (27/2/2026).

Korban Luka Sajam

Rekaman video amatir menunjukkan situasi mencekam saat tawuran terjadi, di mana terlihat seorang pria membawa senjata tajam jenis pedang yang diduga digunakan saat bentrokan.

Kanit Reskrim Polsek Panceng, Aipda Yudi Setiawan, menyebutkan bahwa dua warga Desa Campurejo menjadi korban dalam kejadian ini. Korban pertama bernama M Ruhul Madani (25), mengalami luka gores. Sementara korban kedua, Agung Wahyu Pratama (24), mengalami luka robek di bagian perut akibat sabetan senjata tajam.

“Untuk pelaku yang diduga menyabet korban berinisial S, warga Desa Banyutengah. Setelah kejadian, yang bersangkutan melarikan diri,” ujar Yudi.

Advertisement

Saat ini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan intensif untuk mengungkap penyebab pasti tawuran tersebut sekaligus memburu pelaku berinisial S yang diduga terlibat dalam aksi kekerasan tersebut. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Akmalul Azmi
PenulisAkmalul AzmiSarjana Ilmu Komunikasi Universitas Trunojoyo Madura (2017). Bergabung di TIMES Indonesia sejak 2019. Meliput berbagai topik, termasuk politik, hukum, sains, seni, budaya dan isu internasional.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia