Advertisement
Peristiwa Daerah

Pekan Kedua Ramadan 2026, Terminal Pacitan Masih Sepi Pemudik

Pergerakan saat ini masih didominasi mobilitas rutin masyarakat, seperti perjalanan kerja dan keperluan keluarga, bukan arus mudik Lebaran.

TIMES Indonesia,
Pekan Kedua Ramadan 2026, Terminal Pacitan Masih Sepi Pemudik
Kepala Satuan Pelaksana Terminal Tipe A Pacitan Suyono saat menjelaskan kondisi sepinya pemudik pekan kedua Ramadan 2026. (FOTO: Yusuf Arifai/TIMES Indonesia)
A-AA+

PACITAN Terminal Tipe A Kabupaten Pacitan (Terminal Pacitan) masih terlihat lengang memasuki pekan kedua Ramadan 2026. 

Kepala Satuan Pelaksana Terminal Pacitan, Suyono, menyebut situasi di lapangan masih tergolong normal. Aktivitas bus datang dan berangkat berjalan seperti hari-hari biasa.

Advertisement

“Masih sepi. Pantauan mulai19 Februari, penumpang maupun kendaraan cenderung normal,” ujar Suyono, Minggu (1/3/2026).

Suyono memaparkan data angkutan antarkota antarprovinsi (AKAP) dan antarkota dalam provinsi (AKDP) mencapai 13.884 penumpang selama Februari 2026.

"Sementara jumlah pergerakan kendaraan datang dan berangkat tercatat 2.721 unit," urainya. 

Untuk angkutan AKAP, lanjut dia, selama Februari tercatat 850 kendaraan datang dengan 3.886 penumpang, serta 797 kendaraan berangkat membawa 3.857 penumpang.

Bus-ANeka-Jaya.jpg
Belum ada tanda-tanda mudik lebaran 2026 di Terminal Pacitan. (FOTO: Yusuf Arifai/TIMES Indonesia) 

Adapun angkutan AKDP mencatat 521 kendaraan datang dengan 2.686 penumpang dan 525 kendaraan berangkat dengan 3.455 penumpang.

Menurut Suyono, pergerakan saat ini masih didominasi mobilitas rutin masyarakat, seperti perjalanan kerja dan keperluan keluarga, bukan arus mudik Lebaran.

“Biasanya lonjakan baru terasa mendekati H-7 Lebaran. Sekarang belum terlihat,” katanya.

Kendati demikian, ia mengakui, pada akhir pekan memang ada sedikit kenaikan jumlah penumpang. Namun, peningkatan itu belum konsisten dan belum terjadi secara merata setiap hari.

Meski arus masih landai, pengelola terminal tetap bersiaga. Pemeriksaan kelaikan kendaraan atau ramp check terus dilakukan untuk memastikan armada dalam kondisi siap jika sewaktu-waktu terjadi lonjakan mendadak.

“Kami tetap siaga. Kalau terjadi peningkatan signifikan, dari sisi armada dan pengaturan di lapangan sudah kami siapkan,” tegasnya.

Pemerintah sendiri memprediksi puncak arus mudik Lebaran 1447 Hijriah akan terjadi pada 18 Maret, bertepatan dengan periode cuti bersama dan libur panjang Idulfitri.

Hingga kini, suasana di Terminal Pacitan masih jauh dari gambaran padatnya musim mudik. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Yusuf Arifai
PenulisYusuf ArifaiMagister Ilmu Hukum (MH) Universitas Slamet Riyadi Surakarta, Wartawan Madya Nomor 21969-Unitomo/Wdya/DP/X/2024/21/10/93, Editor Bahasa Arab dan Penulis di TIMES Indonesia yang bergabung sejak 2021.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia