Advertisement
Peristiwa Daerah

Ada Enam Titik Rawan Macet, Polresta Malang Kota Siapkan Rekayasa Lalin

Menghadapi arus mudik dan libur Lebaran 2026, Polresta Malang Kota memetakan enam titik rawan kemacetan yang tersebar di jalur utama masuk Kota Malang hingga kawasan wisata.

TIMES Indonesia,
Ada Enam Titik Rawan Macet, Polresta Malang Kota Siapkan Rekayasa Lalin
Kawasan Jl Soekarno-Hatta (Suhat) sebagai penghubung menuju wilayah Batu dan Kabupaten Malang. (Foto: Rizky/TIMES Indonesia)
A-AA+

MALANG Menghadapi arus mudik dan libur Lebaran 2026, Polresta Malang Kota memetakan enam titik rawan kemacetan yang tersebar di jalur utama masuk Kota Malang hingga kawasan wisata.

Kabag Ops Polresta Malang Kota, Kompol Wiwin Rusli mengatakan, titik rawan tersebut meliputi kawasan Buk Gluduk di Jalan Panglima Sudirman, Jalan Raya Tlogomas menuju Kota Batu, serta Jalan Sudanco Supriadi tepatnya di pertigaan Kacuk, Kecamatan Sukun.

Advertisement

Selain itu, kepadatan juga diprediksi terjadi di sekitar Alun-Alun Merdeka, kawasan wisata Kayutangan Heritage di Jalan Basuki Rahmat, serta Jalan Ahmad Yani yang menjadi salah satu koridor utama lalu lintas.

“Ada enam lokasi titik rawan kemacetan yang sudah kita petakan dan ini akan terpantau saar atus mudik lebaran nanti,” ujar Wiwin, Rabu (4/3/2026).

Menurut Wiwin, titik-titik tersebut merupakan jalur strategis penghubung antar daerah dan akses wisata. Jalan Panglima Sudirman menjadi penghubung menuju Kabupaten Malang dan Blitar, sedangkan Jalan Ahmad Yani merupakan akses keluar-masuk kendaraan dari arah Exit Tol Singosari maupun Surabaya.

Sebagai langkah antisipasi, Polresta Malang Kota menyiagakan tim urai lalu lintas yang siap diterjunkan sewaktu-waktu. 

“Satu regu tim urai terdiri dari sekitar 15 personel dan dua perwira yang akan fokus melakukan pengaturan arus di lokasi rawan,” ungkapnya.

Advertisement

Selain pengerahan personel, kepolisian juga mendirikan pos pengamanan (pospam) dan pos pelayanan (posyan) selama masa mudik dan libur Lebaran. Pospam ditempatkan di pertigaan Jalan Soekarno-Hatta (Soehat) dan Jalan Mayjen Panjaitan, kawasan Alun-Alun Merdeka, serta Exit Tol Madyopuro.

Sementara itu, pos pelayanan akan didirikan di kawasan Stasiun Malang, tepatnya di Jalan Trunojoyo, untuk memberikan bantuan dan informasi kepada pemudik.

“Kita juga berkoordinasi dengan Polres Malang dan Polres Batu untuk mengatur arus kendaraan di wilayah perbatasan dan akses tol. Jika terjadi kepadatan di Exit Tol Singosari, arus kendaraan akan dialihkan ke Exit Tol Madyopuro atau Pakis,” jelasnya.

Skema pengalihan arus dan pengamanan tersebut akan dimatangkan melalui rapat koordinasi lintas wilayah Malang Raya, sembari menunggu arahan lebih lanjut dari Polda Jawa Timur. 

“Dengan langkah ini, kami berharap arus mudik dan libur Lebaran di Kota Malang dapat berjalan lancar dan aman,” tandasnya. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Rizky Kurniawan Pratama
PenulisRizky Kurniawan PratamaSarjana Ilmu Komunikasi Universitas Merdeka Malang (2019). Bergabung di TIMES Indonesia sejak 2020. Meliput berbagai topik, termasuk Politik, Hukum, Kriminal, Ekonomi, Budaya dan Pemerintahan.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia