Advertisement
Peristiwa Daerah

IWAPI Surabaya Rangkul Anak Istimewa Lewat Keranjang Lebaran 2026

Edisi keempat Keranjang Lebaran yang digelar IWAPI Surabaya ini sengaja mengangkat talenta anak-anak disabilitas.

TIMES Indonesia,
IWAPI Surabaya Rangkul Anak Istimewa Lewat Keranjang Lebaran 2026
Pengurus IWAPI Surabaya menyerahkan santunan kepada anak-anak dari YPAB, YPAC dan yatim piatu dalam kegiatan Keranjang Lebaran 2026, Rabu (11/3/2026). (Foto: Lely Yuana/TIMES Indonesia)
A-AA+

Surabaya DPC Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI) Kota Surabaya menggelar acara Keranjang Lebaran mengundang anak-anak penyandang disabilitas dan anak-anak yatim piatu.

Acara tahunan kali ini melibatkan tujuh panti asuhan, Yayasan Pendidikan Anak Buta (YPAB), dan Yayasan Pendidikan Anak Cacat (YPAC).

Advertisement

Hebatnya, anak-anak YPAB menampilkan pertunjukan angklung dengan penuh percaya diri dan tampil apik. Instrumen pertama yang mereka bawakan adalah lagu bertajuk Ramadan.

Ketua DPC Ikatan Wanita Pengusaha (IWAPI) Kota Surabaya Sofi Riandini pada kesempatan itu mengungkapkan rasa haru.

Bukan sekadar seremoni bagi-bagi bingkisan, acara itu sekaligus menjadi ruang pertemuan batin antara para pengusaha wanita dengan anak-anak luar biasa dari berbagai yayasan disabilitas.

CDN Image
Penampilan musik angklung dari anak-anak Yayasan Pendidikan Anak Buta (YPAB) Surabaya memeriahkan acara Keranjang Lebaran 2026, Rabu (11/3/2026). (Foto: Lely Yuana/TIMES Indonesia)

Sofi Riandini bahkan tak mampu membendung air matanya saat berdiri di podium. Suaranya sempat bergetar ketika menatap puluhan anak penuh keceriaan.

Advertisement

"Melihat semangat adik-adik menumbuhkan energi baru bagi kami. Di tengah keterbatasan, kalian tetap mau berjuang dan berkarya. Ini tamparan bagi kami untuk berhenti mengeluh dan memperbanyak syukur," ungkap Sofi 

Ia menambahkan, bahwa edisi keempat Keranjang Lebaran ini sengaja mengangkat talenta anak-anak disabilitas. Mereka tidak hanya duduk sebagai penerima santunan, tetapi juga tampil menunjukkan kebolehan. 

Kelompok musik angklung dari YPAB dan tarian dari YPAC menjadi bukti nyata bahwa keterbatasan fisik bukan penghalang untuk berdaya.

Sofi menyebut, kehadiran anak-anak dari tujuh panti asuhan serta yayasan disabilitas ini menjadi pengingat bagi seluruh anggota IWAPI agar tetap membumi di tengah kesibukan bisnis.

"Kami belajar banyak dari mereka. Kalian jauh lebih mulia dari kami yang merasa sempurna secara fisik. Semangat kalian menjadi alasan kami untuk terus berbagi dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat Surabaya," tambahnya.

Dukungan pun mengalir dari berbagai pihak. Rini Eri Cahyadi turut mengirimkan kejutan berupa ratusan bingkisan yang disambut sorak sorai anak-anak. 

Selain itu, hadir pula perwakilan GOW Kota Surabaya, dan Dinas Sosial Kota Surabaya yang menyaksikan langsung aksi panggung para anak istimewa tersebut.

CDN Image

Melalui kegiatan ini, IWAPI Surabaya ingin memastikan bahwa momentum Ramadan dan Lebaran menjadi milik semua orang, tanpa terkecuali.

"Terima kasih kepada Ustaz Junaidi Sahal yang selalu membimbing kami agar tidak lupa memperkuat iman di balik kesibukan duniawi. Semoga kado kecil ini bisa mengukir senyum di wajah anak-anak hebat ini," kata Sofi. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Lely Yuana
PenulisLely YuanaPernah menempuh pendidikan di Sekolah Tinggi Ilmu Komunikasi Almamater Wartawan Surabaya (AWS). Bergabung di TIMES Indonesia sejak 8 September 2017. Meliput berbagai topik, termasuk politik, birokrasi, hukum, gaya hidup, seni dan budaya, serta isu sosial.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia