Advertisement
Peristiwa Daerah

Dua Anak di Kota Banjar Terseret Arus Sungai Citanduy, Satu Meninggal Satu Hilang

Keduanya diketahui berenang di Sungai Citanduy untuk mengejar sandal yang jatuh ke Sungai saat menyeberangi Jembatan perlintasan Kereta Api, Minggu (15/3/2026).

TIMES Indonesia,
Dua Anak di Kota Banjar Terseret Arus Sungai Citanduy, Satu Meninggal Satu Hilang
Tim BPBD Kota Banjar saat mengevakuasi korban tenggelam. (Foto: Istimewa)
A-AA+

BANJAR Dua anak di Dusun Karang Pucung Desa Balokang terseret arus Sungai Citanduy di Pengeusikan, Dusun Karang Pucung Kulon Desa Jajawar Kota Banjar, Jawa Barat.

Kedua anak tersebut yakni Ervan (12) siswa kelas Enam MI Darul Ulum Balokang dan Ayub (14).

Advertisement

Keduanya diketahui berenang di Sungai Citanduy untuk mengejar sandal yang jatuh ke Sungai saat menyeberangi Jembatan perlintasan Kereta Api, Minggu (15/3/2026).

Dari keterangan Eti, ibunda Ayub, korban dalam empat hari ini memang selalu beraktivitas berenang di Sungai Citanduy bersama teman-temannya.

"Saya sudah larang anak saya agar tidak berenang ke Citanduy. Tapi tadi pagi begitu di samperin teman-temannya malah tetap berangkat bawa baju ganti," tuturnya dengan mata yang sembab.

Dikisahkan Eti, Ayub berangkat bersama adiknya, Ihsan (13) dan Faja (14) juga Ervan sejak pagi dan siangnya ia mendengar kabar yang membuat kakinya gemetar seolah tak percaya bahwa kekhawatirannya terbukti.

Sang anak dikabarkan hanyut di sungai Citanduy sesaat setelah adzan Dzuhur berkumandang. "Saya berharap anak saya selamat," harapnya lirih.

Advertisement

Sementara keterangan Edi, warga yang sedang berada di TKP, saat kejadian ada sekitar delapan anak-anak yang tengah berenang dan tiba-tiba terdengar teriakan minta tolong.

"Saya lagi ngajak main anak-anak ketika kemudian ada teriakan minta tolong. Ada dua anak yang hanyut dan terseret arus sungai Citanduy, semuanya laki-laki," ujarnya.

Kalak BPBD Kota Banjar, Ruhimat melalui Kasi Darlog, Yudi Andiana mengungkap bahwa saat berenang, korban selamat atas nama Ihsan sempat melakukan upaya menyelamatkan rekannya, Faja.

"Tapi karena kelelahan dan kehabisan napas, Ihsan tidak dapat menolong dua korban lainnya yang sudah terlanjur hanyut," ungkapnya.

Setelah melakukan penyisiran di Sungai Citanduy, sekira 500 meteran dari TKP, jasad Ervan ditemukan sekitar pukul 13.34 WB.

"Korban kami evakuasi dan langsung di larikan ke IPJ RSUD Kota Banjar sementara korban atas nama Ayub belum ditemukan dan akan dilakukan pencarian kembali besok," terangnya. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Sussie
PenulisSussieSarjana Ilmu Politik Stisip Bina Putera Kota Banjar (2011). Bergabung di Times Indonesia sejak 2021. Meliput berbagai topik, termasuk politik, hukum, sains, seni, budaya dan hospitality.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia