Advertisement
Peristiwa Daerah

Datang Tengah Malam, PNS Majalengka Ditemukan Meninggal di Kamar Kos

Seorang PNS Satpol PP Majalengka, RDMK (54), meninggal mendadak di kamar kos di Cigasong. Polisi tidak menemukan tanda kekerasan, keluarga menyebut korban punya riwayat darah tinggi.

TIMES Indonesia,
Datang Tengah Malam, PNS Majalengka Ditemukan Meninggal di Kamar Kos
Kepolisian Polres Majalengka melakukan evakuasi jenazah seorang PNS yang ditemukan meninggal di kamar kos. (FOTO: Polres Majalengka for TIMES Indonesia)
A-AA+

MAJALENGKA Suasana dini hari di Lingkungan Puspa, Kelurahan Cigasong, Kabupaten Majalengka, mendadak geger setelah seorang pria ditemukan meninggal dunia di dalam kamar kos, Senin (16/3/2026) sekitar pukul 00.15 WIB.

Korban diketahui berinisial RDMK (54), seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang menjabat sebagai Kasi Satlinmas pada Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Majalengka.

Advertisement

Kapolres Majalengka AKBP Rita Suwadi melalui Kapolsek Cigasong AKP Sarjiyo membenarkan peristiwa tersebut. 

Berdasarkan keterangan awal, korban datang ke kamar kos milik Aziz di Lingkungan Puspa sekitar pukul 24.00 WIB dengan mengendarai sepeda motor Yamaha X-Ride.

Tak lama setelah tiba di kamar kos nomor 06, korban tiba-tiba mengalami kejang-kejang dan kemudian dinyatakan meninggal dunia di lokasi.

Mendapat laporan warga, jajaran Polsek Cigasong bersama Tim Inafis Polres Majalengka segera mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) untuk melakukan olah TKP dan mengevakuasi korban ke RSUD Majalengka menggunakan ambulans kelurahan.

"Hasil pemeriksaan medis di ICU RSUD Majalengka menyatakan korban sudah meninggal dunia saat tiba di rumah sakit. Dari pemeriksaan luar juga tidak ditemukan luka ataupun tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban," ujar AKP Sarjiyo.

Advertisement

Di lokasi kejadian, petugas menemukan korban dalam posisi terlentang di dalam kamar kos. Polisi juga mengamankan sejumlah barang pribadi milik korban, seperti dompet berisi identitas dan kartu anggota Satpol PP, serta sepeda motor bernomor polisi E 3323 XM yang terparkir di depan kamar.

Sementara itu, pihak keluarga yang diwakili anak kandung korban, Mizuar, menjelaskan bahwa almarhum memiliki riwayat penyakit darah tinggi. Keluarga menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan menolak dilakukan autopsi.

Jenazah korban kemudian dibawa ke rumah duka di Lingkungan Giri Asih, Kelurahan Majalengka Wetan sekitar pukul 03.45 WIB untuk proses pemulasaraan dan pemakaman. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Jaja Sumarja
PenulisJaja SumarjaSMA. Bergabung di TIMES Indonesia sejak 2019. Meliput berbagai topik, termasuk politik, hukum dan kriminal, pemerintahan, pendidikan, seni, budaya serta isu lainnya
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia