Advertisement
Peristiwa Daerah

Sopir Bus Keluhkan Antrean 8 Jam di Pelabuhan Ketapang ke Kapolda Jatim, Minta Solusi Kemacetan Tahunan

Sopir bus mengeluhkan antrean hingga 8 jam di Pelabuhan Ketapang kepada Kapolda Jatim. Polisi berjanji mencari solusi atas kemacetan yang kerap terjadi tiap tahun.

TIMES Indonesia,
Sopir Bus Keluhkan Antrean 8 Jam di Pelabuhan Ketapang ke Kapolda Jatim, Minta Solusi Kemacetan Tahunan
Kapolda Jatim Irjen Pol Nanang Avianto meninjau arus mudik di Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi. (FOTO: TI)
A-AA+

BANYUWANGI Terjadi antrean panjang kendaraan di Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi, menuju Pelabuhan Gilimanuk, Bali. Di tengah kepadatan arus tersebut, seorang sopir bus bernama Wahyu menyampaikan keluhannya langsung kepada Kapolda Jawa Timur, Irjen Pol Nanang Avianto, yang saat itu meninjau arus mudik di lokasi.

Supir bus yang bernama Wahyu itu, menyampaikan jika dirinya terjebak macet berjam-jam hingga tertahan di buffer zone. 

Advertisement

Wahyu bercerita sudah menunggu hampir 8 jam dengan membawa penumpang sebanyak 50 orang dari Semarang. Sebagai sopir, dirinya khawatir jika terlalu lama pelabuhan akan ditutup, sehingga penumpangnya tidak dapat menyeberang dan menunggu lebih lama lagi.

"Parah sekali macet tahun ini, sarana prasarana kurang memadahi. Toilet juga tidak bisa difungsikan. Saya sangat memohon kepada pimpinan ASDP atau daerah tolong ini diperhatikan," ujarnya kepada Kapolda Jatim.

Wahyu berharap, para pimpinan harus mencari solusi jangka panjang terkait kemacetan si Pelabuhan Ketapang yang terjadi tiap tahun. Menurutnya, hal tersebut sangat merugikan sopir karena menghabiskan waktu panjang dijalan.

"Sedangkan kadang ada sopir yang dikejar deadline, kejadian ini masalah tiap tahun bahkan kadang lebih parah. Pimpinan harus mencari solusi jangka panjang," ucapnya.

Mendengar keluhan sopir tersebut, kapolda menyampaikan permintaan maaf dan akan secepatnya mencari solusi.

Advertisement

"Baik pak, terima kasih untuk masukan yang telah diberikan. Kami akan berupaya mengatasi," tegasnya. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia