Advertisement
Peristiwa Daerah

Antusiasme Lebaran Ketupat, Taman Kartini Rembang Jadi Primadona Wisatawan

Ikon wisata kebanggaan warga, Taman Kartini Rembang, dipadati belasan ribu pengunjung yang datang dari berbagai daerah untuk merayakan momen syawalan pada Sabtu (28/3/2026).

TIMES Indonesia,
Antusiasme Lebaran Ketupat, Taman Kartini Rembang Jadi Primadona Wisatawan
Tradisi Lebaran Ketupat atau Bodo Kupat di Kabupaten Rembang (Foto: Ezra Vandika/TIMES Indonesia)
A-AA+

REMBANG Tradisi Lebaran Ketupat atau Bodo Kupat di Kabupaten Rembang Jawa Tengah kembali menunjukkan magnet yang luar biasa.

Ikon wisata kebanggaan warga, Taman Kartini, dipadati belasan ribu pengunjung yang datang dari berbagai daerah untuk merayakan momen syawalan pada Sabtu (28/3/2026).

Advertisement

Sekretaris Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Sekdin Dinbudpar) Kabupaten Rembang, Isti Choma Wati, menyampaikan rasa syukurnya atas antusiasme masyarakat yang tetap menjadikan Taman Kartini sebagai destinasi utama.

"Alhamdulillah, hari ini bertepatan dengan tradisi Lebaran Ketupat bagi masyarakat Rembang dan sekitarnya. Taman Kartini tetap menjadi ikonik. Istilahnya, kalau belum ke Taman Kartini saat lebaran, rasanya belum keren," ujar Isti saat ditemui di lokasi.

Berdasarkan data pantauan di lapangan, volume pengunjung mengalami peningkatan signifikan sejak pagi hari.

Di mana hingga pukul 11.00 WIB tercatat jumlah tiket yang terjual sudah menyentuh angka belasan ribu atau menuju 17.000 lembar hanya dalam periode empat jam sejak dibuka pukul 07.00 WIB.

Kondisi di lapangan pun menunjukkan antusiasme yang luar biasa dengan antrean pengunjung yang masih mengular di gerbang utama untuk bergantian masuk demi menikmati suasana ikonik di Taman Kartini.

Advertisement

Khusus pada periode Syawalan ini, pengelola memberlakukan penyesuaian tarif masuk sebesar Rp5.000 per orang yang berlaku mulai pukul 08.00 hingga 16.00 WIB, dengan catatan tiket tersebut merupakan tiket non-terusan yang tidak termasuk akses ke wahana lainnya.

Lebaran ketupat

Bagi pengunjung yang ingin menikmati fasilitas kolam renang, akan dikenakan biaya tambahan di lokasi sebesar Rp8.000 untuk anak-anak dan Rp10.000 untuk dewasa, sehingga penting bagi para wisatawan mengetahui rincian biaya tersebut sebelum memasuki area wahana permainan.

Selain fasilitas kolam renang yang menjadi primadona, pemandangan pantai tetap menjadi daya tarik utama Taman Kartini.

Isti menambahkan bahwa banyak pengunjung yang datang bukan sekadar untuk mencoba wahana, melainkan untuk menjaga tradisi berkumpul bersama keluarga.

"Peminat kolam renang luar biasa, tapi banyak juga pengunjung yang hanya ingin kumpul-kumpul santai menikmati suasana pantai. Hal sederhana seperti itu yang justru menjadi daya tarik kuat bagi tamu-tamu kami," pungkasnya. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Ezra Vandika
PenulisEzra VandikaPenulis di TIMES Indonesia yang bergabung sejak 2025. Meliput berbagai topik, antara lain politik, hukum, kriminal, ekonomi, gaya hidup, teknologi, budaya, pemerintahan, serta isu-isu nasional.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia