Advertisement
Peristiwa Daerah

Tenggak Miras Oplosan, Empat Warga Cianjur Meninggal dan Satu Kritis

Peristiwa memilukan ini terjadi di wilayah Kecamatan Cikalongkulon dan Kecamatan Mande dalam rentang waktu yang berdekatan.

TIMES Indonesia,
Tenggak Miras Oplosan, Empat Warga Cianjur Meninggal dan Satu Kritis
Empat warga Cianjur meninggal dunia dan satu kritis usai tenggak miras oplosan. (FOTO: Istimewa)
A-AA+

CIANJUR Kabar duka menyelimuti Kabupaten Cianjur setelah empat orang warga dilaporkan menghembuskan napas terakhir yang diduga akibat mengonsumsi minuman keras atau miras oplosan. 

Selain korban jiwa, satu orang lainnya hingga kini masih mendapatkan perawatan intensif dalam kondisi kritis di RSUD Cianjur. 

Advertisement

Peristiwa memilukan ini terjadi di wilayah Kecamatan Cikalongkulon dan Kecamatan Mande dalam rentang waktu yang berdekatan.

Pihak kepolisian melalui Kasat Resnarkoba Polres Cianjur, AKP Tatang Sunarya, telah mengonfirmasi adanya laporan mengenai insiden maut tersebut pada Jumat kemarin. 

AKP Tatang menjelaskan bahwa pihaknya sedang bekerja keras melakukan pendalaman untuk memastikan pemicu utama kematian para korban. 

"Kami masih mengumpulkan bukti apakah ini murni disebabkan oleh alkohol atau ada faktor medis lain yang menyertai," ujarnya dalam keterangan yang diterima TIMES Indonesia, Sabtu (28/3/2026).

Penyelidikan saat ini juga mempertimbangkan informasi dari pihak keluarga yang menyebutkan bahwa beberapa korban memiliki riwayat penyakit lambung dan jantung. 

Advertisement

Selain memeriksa latar belakang kesehatan, aparat telah menyisir lokasi yang dicurigai sebagai tempat berkumpulnya para korban, termasuk area di sekitar minimarket di Kecamatan Mande. 

"Namun, pengecekan rekaman kamera pengawas atau CCTV di titik tersebut belum menunjukkan adanya aktivitas pesta minuman keras secara terbuka," ungkapnya.

Meskipun bukti visual di lokasi kumpul belum ditemukan, dugaan keterkaitan minuman keras muncul berdasarkan kesaksian keluarga yang menyebut korban sempat mengonsumsi minuman tertentu pada Selasa malam. 

Lebih jauh pihak kepolisian berkomitmen untuk terus mengejar kebenaran informasi ini demi memberikan kepastian hukum dan penjelasan kepada masyarakat. 

"Saat ini, tim penyidik masih menunggu perkembangan kondisi satu korban selamat yang diharapkan bisa memberikan keterangan lebih lanjut setelah pulih dari masa kritisnya," imbuhnya. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Wandi Ruswannur
PenulisWandi RuswannurSarjana Hukum STAI Al-Azhary Cianjur Bergabung bersama TIMES Indonesia sejak 2024. Meliput berbagai topik, termasuk pemerintahan, politik, hukum, olahraga, life style, seni-budaya, pendidikan dan lingkungan.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia