KNPI Jombang Siap Perkuat Predikat Kota Toleransi Bersama Kemenag
KNPI Jombang berencana menghidupkan kembali Taman ASEAN yang berada di kawasan Bundaran Ringin Contong. Lokasi tersebut diharapkan dapat menjadi simbol kuat toleransi dan kebersamaan di Kota Santri.
JOMBANG – Dewan Pengurus Daerah Komite Nasional Pemuda Indonesia Kabupaten Jombang (DPD KNPI Jombang) menyatakan komitmennya untuk menjadi garda terdepan dalam memperkuat predikat Jombang sebagai kota toleransi. Komitmen tersebut diwujudkan melalui kolaborasi bersama Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Jombang.
Ketua DPD KNPI Jombang, Rohmadi, M.Pd, menyampaikan hal itu saat melakukan silaturahim dan Halal Bihalal dengan Muhajir Kepala Kantor Kemenag Jombang di kantor Kemenag Jombang, Senin (30/3/2026).
Rohmadi menegaskan bahwa penguatan moderasi beragama menjadi hal yang sangat penting dalam kehidupan bermasyarakat, khususnya di tengah dinamika global yang sedang memanas. Ia menyinggung konflik di kawasan Timur Tengah yang melibatkan Iran, Amerika Serikat, dan Israel sebagai pengingat pentingnya menjaga kerukunan di tingkat lokal.
“Moderasi beragama harus terus kita gaungkan. Di tengah situasi dunia yang penuh ketegangan, masyarakat Jombang harus tetap menjadi contoh dalam menjaga harmoni dan toleransi,” ujarnya.
Sebagai bentuk konkret, KNPI Jombang berencana menghidupkan kembali Taman ASEAN yang berada di kawasan Bundaran Ringin Contong. Lokasi tersebut diharapkan dapat menjadi simbol kuat toleransi dan kebersamaan di Kota Santri.
Sementara itu, Kepala Kantor Kemenag Jombang, Muhajir, mengapresiasi langkah yang diinisiasi oleh KNPI Jombang. Ia menyambut baik kolaborasi tersebut sebagai upaya bersama dalam memperkuat nilai-nilai toleransi di tengah masyarakat.
Kolaborasi antara KNPI dan Kemenag Jombang diharapkan mampu menjadi motor penggerak dalam memperkuat moderasi beragama serta menjaga keharmonisan sosial di Kabupaten Jombang.
“Kami sangat mengapresiasi inisiatif KNPI Jombang. Sinergi ini penting untuk terus membangun dan menjaga Jombang sebagai kota yang menjunjung tinggi nilai toleransi,” kata Muhajir. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.


