Lahan Sudah di Tangan Pemkab Pacitan, Puskesmas Ngadirojo Bakal Naik Kelas?
Secara de facto aset tanah tersebut sudah dikuasai pemkab. Namun, proses administrasi masih menunggu lampu hijau dari pemerintah provinsi.
PACITAN – Rencana pengembangan Puskesmas Ngadirojo makin terang. Lahan yang akan dipakai disebut sudah menjadi milik Pemkab Pacitan namun masih menunggu persetujuan dari Pemprov Jatim.
Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan (Disperkimtan) Pacitan, Heru Tunggul Widodo, mengatakan hal itu saat dihubungi, Rabu (1/4/2026).
Menurutnya, secara de facto aset tanah tersebut sudah dikuasai pemkab. Namun, proses administrasi masih menunggu lampu hijau dari pemerintah provinsi. “Koordinasinya lewat Bakeuda, khususnya bagian aset,” ujarnya singkat.
Puskesmas Ngadirojo sendiri bukan fasilitas kecil. Luas lahannya sekitar 6.000 meter persegi. Tak heran jika pengembangannya diproyeksikan lebih serius.
Sebelumnya, Dinas Kesehatan (Dinkes) Pacitan bahkan sudah memasukkan rencana itu dalam Rencana Strategis (Renstra) 2025–2029. Di dokumen tersebut, Puskesmas Ngadirojo disiapkan untuk naik level menjadi rumah sakit tipe D.
Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Dinkes Pacitan, Retno Wulan Dari, menyebut tahap awal difokuskan pada perencanaan. Tahun ini ditargetkan rampung penyusunan master plan sekaligus Rencana Anggaran Biaya (RAB).
“Kalau perencanaan selesai, pembangunan fisik mulai tahun berikutnya secara bertahap,” jelasnya.
Untuk menyusun dokumen perencanaan itu, anggaran sekitar Rp100 juta sudah disiapkan dari Dana Alokasi Umum (DAU) 2026.
Sejumlah ruang menjadi prioritas pembenahan. Mulai dari ruang rawat inap, ruang persalinan, hingga Unit Gawat Darurat (UGD).
Sementara urusan teknis pengadaan barang dan jasa, Dinkes masih menunggu kebijakan lanjutan.
Dengan lahan yang sudah hampir beres dan perencanaan mulai disusun, jalan Puskesmas Ngadirojo menuju peningkatan status tampaknya tinggal soal waktu. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.


