Advertisement
Peristiwa Daerah

Tiga Ruang Kelas SMKN 1 Ampelgading Malang Ambruk, Standar Bangunan Disorot

Tiga ruang kelas XI di SMK Negeri 1 Ampelgading, Kabupaten Malang, dilaporkan ambruk pada Sabtu  (28/3/2026).

TIMES Indonesia,
Tiga Ruang Kelas SMKN 1 Ampelgading Malang Ambruk, Standar Bangunan Disorot
Salah satu ruang kelas di SMKN 1 Ampelgading yang ambruk. (Istimewa)
A-AA+

MALANG Tiga ruang kelas XI di SMK Negeri 1 Ampelgading, Kabupaten Malang, dilaporkan ambruk pada Sabtu (28/3/2026). Meski demikian, kegiatan belajar mengajar (KBM) dipastikan tetap berjalan dengan penyesuaian lokasi sementara demi menjaga keselamatan siswa.

Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Kabupaten Malang Provinsi Jawa Timur, Dwi Anggraeni, menyampaikan bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan manajemen sekolah untuk memastikan proses pembelajaran tetap berlangsung.

Advertisement

“Untuk besok KBM (kegiatan belajar mengajar) tetap berjalan dengan skema yang sudah dibuat oleh Kepala Sekolah dan tim manajemen dengan memperhatikan faktor keamanan dan kenyamanan,” ujarnya.

Sebagai langkah antisipasi, siswa dari tiga kelas yang terdampak akan dialihkan ke ruang lain yang masih layak digunakan, termasuk ruang kelas lain dan laboratorium.

Pihak sekolah juga telah menyiapkan pemberitahuan resmi kepada orang tua atau wali murid terkait kejadian tersebut.

“Baru saja kami sudah berkoordinasi dengan tim manajemen sekolah dan komite di lokasi untuk membuat informasi atau pemberitahuan kepada wali murid terkait kejadian tersebut dan berharap besok sudah bisa dibersihkan bersama tim BPBD Kabupaten Malang bersama tim sekolah dibantu komite sekolah,” jelasnya.

Proses pembersihan puing bangunan ditargetkan segera dilakukan dengan melibatkan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Malang bersama pihak sekolah dan komite.

Advertisement

Sementara itu, perbaikan bangunan ditargetkan dapat diselesaikan dalam waktu singkat agar ruang kelas dapat kembali digunakan.

“Mohon doanya semua dimudahkan dan KBM bisa dialihkan ke beberapa kelas dan lab untuk 3 kelas yang rusak,” tambahnya.

Ia juga mengungkapkan bahwa Kepala Dinas Pendidikan Jawa Timur telah meninjau langsung lokasi kejadian dan meminta percepatan penanganan.

“Kemarin Bapak Kepala Dinas sudah hadir langsung ke lokasi dan sudah diambil langkah segera perbaikan diselesaikan tidak lebih dari 1 bulan agar bisa segera digunakan kembali untuk KBM,” tegasnya.

Pihak Dinas Pendidikan menegaskan bahwa keselamatan siswa menjadi prioritas utama dalam penanganan kejadian ini. Oleh karena itu, seluruh aktivitas belajar akan disesuaikan dengan kondisi lapangan hingga proses perbaikan selesai.

Peristiwa ini menjadi perhatian serius, terutama terkait kualitas bangunan fasilitas pendidikan yang harus memenuhi standar keamanan demi mendukung proses belajar mengajar yang aman dan nyaman.(*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Achmad Fikyansyah
PenulisAchmad FikyansyahSarjana Sastra Inggris (S.S) UIN Maulana Malik Ibrahim Malang. Bergabung ke TIMES Indonesia sejak Maret 2023. Meliput berbagai topik, utamanya pendidikan dan ekonomi.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia