Hujan Deras dan Angin Kencang Tumbangkan Pohon Beringin di Pamoyanan Cianjur
Insiden ini sempat menarik perhatian warga sekitar yang berada di lokasi kejadian karena ukuran pohon yang cukup besar dan posisinya yang menghalangi akses jalan.
CIANJUR – Cuaca ekstrem berupa intensitas hujan sangat tinggi disertai hembusan angin kencang menyebabkan sebuah pohon beringin berukuran besar tumbang di Kabupaten Cianjur.
Insiden ini sempat menarik perhatian warga sekitar yang berada di lokasi kejadian karena ukuran pohon yang cukup besar dan posisinya yang menghalangi akses jalan.
Berdasarkan dokumentasi visual di lokasi yang diterima TIMES Indonesia, terlihat sejumlah petugas gabungan sedang berjibaku melakukan proses pemotongan batang pohon.
Para personel dari instansi terkait nampak menggunakan gergaji mesin untuk memotong bagian kayu yang berukuran raksasa agar lebih mudah dipindahkan.
Seragam oranye dan biru dari petugas BPBD serta Damkar mendominasi pemandangan di lokasi, menunjukkan sinergi yang kuat dalam menangani dampak bencana hidrometeorologi tersebut.
Narasumber dari Korps Sukarela PMI Kabupaten Cianjur, Deni Rismanda, menjelaskan bahwa pohon beringin setinggi 20 meter tersebut rubuh di Jalan Slamet Riyadi, Kelurahan Pamoyanan, Kecamatan Cianjur.
Dalam hal ini lokasi persis kejadian berada di area bekas lapangan voli di belakang Stadion Badak Putih yang juga mencakup wilayah kantor dinas setempat.
Lebih lanjut Deni menyatakan bahwa meskipun pohon tersebut tumbang di area yang cukup aktif, beruntung tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam peristiwa ini.
"Proses evakuasi dilakukan secara terpadu oleh tim reaksi cepat yang terdiri dari BPBD, PMI, Damkar, hingga Babinsa," ujarnya, Jumat (3/4/2026).
Sebanyak 20 personel dikerahkan ke lapangan untuk memastikan pembersihan material pohon berjalan dengan lancar tanpa ada kendala teknis yang berarti.
Lebih jauh Deni menambahkan bahwa seluruh rangkaian pembersihan dan pemulihan jalur tersebut berhasil diselesaikan dalam durasi sekitar dua jam hingga kondisi jalan kembali normal. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.


