Advertisement
Peristiwa Daerah

BMKG Ungkap Sesar Aktif Kembali Picu Gempa Tektonik di Koltim

Gempa magnitudo 2,9 guncang Kolaka Timur dini hari akibat sesar aktif. Getaran terasa di rumah warga, tanpa kerusakan dan belum ada gempa susulan.

TIMES Indonesia,
BMKG Ungkap Sesar Aktif Kembali Picu Gempa Tektonik di Koltim
Hasil permodelan titik gempa di Kolaka Timur, Sulawesi Tenggara, Senin (6/4/2026). ANTARA/La Ode Muh Deden Saputra
A-AA+

KENDARI Aktivitas sesar aktif kembali memicu gempa tektonik di Kabupaten Kolaka Timur, Sulawesi Tenggara, pada Senin (6/4/2026) dini hari.Balai Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat gempa bermagnitudo 2,9 terjadi pukul 03.23.15 Wita.

Plt Kepala BBMKG Wilayah IV Makassar, Nasrol Adil, menjelaskan gempa tersebut tergolong dangkal dan dipicu pergerakan sesar aktif di wilayah tersebut.

Advertisement

"Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat aktivitas sesar aktif," kata dia.

Dia menyebutkan bahwa berdasarkan hasil analisis BMKG menunjukkan episenter gempa bumi terletak pada koordinat 4,10 LS dan 121,87 BT, atau tepatnya berlokasi di darat pada jarak 11 km arah selatan Kolaka Timur dengan kedalaman 5 km.

Nasrol Adil menyampaikan berdasarkan laporan masyarakat dan estimasi peta guncangan (shakemap), getaran gempa ini dirasakan di wilayah Kolaka Timur dengan skala intensitas III MMI.

"Getaran dirasakan nyata di dalam rumah. Terasa getaran seakan-akan ada truk berlalu," ujarnya.

Dia mengungkapkan bahwa hingga saat ini, BMKG menyatakan belum ada laporan mengenai dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempa bumi tersebut.

Advertisement

Selain itu, hasil monitoring hingga pukul 03.43 Wita belum menunjukkan adanya tanda-tanda kejadian gempa bumi susulan (aftershock).

ia juga mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan memastikan informasi yang diterima berasal dari sumber resmi BMKG melalui kanal komunikasi terverifikasi, seperti website resmi, aplikasi Mobile Apps Info BMKG, atau media sosial @infoBMKG.

"Pastikan informasi resmi hanya bersumber dari BMKG yang disebarkan melalui kanal komunikasi resmi yang telah terverifikasi," kata Nasrol Adil. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Antara
PenulisAntaraANTARA adalah kantor berita nasional Indonesia yang menyebarluaskan informasi tentang berbagai peristiwa penting di dalam dan luar negeri.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia