Advertisement
Peristiwa Daerah

Wagub Emil dan Pertamina Pastikan Ketahanan Stok LPG 3 Kg di Jatim Tetap Terkendali

Wagub Jatim Emil Dardak memantau stok LPG 3 kg di Surabaya. Pastikan pasokan aman hingga 20 hari ke depan di tengah isu geopolitik Selat Hormuz.

TIMES Indonesia,
Wagub Emil dan Pertamina Pastikan Ketahanan Stok LPG 3 Kg di Jatim Tetap Terkendali
Wagub Jatim Emil Dardak didampingi Executive General Manager Pertamina Patra Niaga Jatimbalinus Iwan Yudha Wibawa saat mengunjungi Pangkalan LPG Muh Nur Komari di Surabaya, Senin (6/4/2026). (Foto: Lely Yuana/TIMES Indonesia)
A-AA+

Surabaya Wakil Gubernur Jawa Timur (Wagub Jatim) Emil Elestianto Dardak bersama jajaran Direksi Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus melakukan kunjungan monitoring distribusi LPG 3 kilogram di tengah kebijakan efisiensi energi akibat pemblokiran Selat Hormuz sebagai jalur perdagangan minyak dunia.

Dalam peninjauan di Pangkalan LPG Muh Nur Komari, Jalan Jemursari II Surabaya, Emil memastikan bahan bakar memasak bersubsidi ini tetap tersedia untuk kebutuhan rumah tangga maupun pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah atau UMKM meskipun dengan batas pembelian 15 tabung per bulan.

Advertisement

Emil bersama Executive General Manager Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus Iwan Yudha Wibawa juga mengajak dialog sejumlah konsumen tentang kebutuhan sehari-hari penggunaan LPG serta mensosialisasikan persyaratan pembelian di pangkalan sebagaimana aturan yang berlaku.

Bagi pelaku UMKM, terdapat panduan pendaftaran pembelian LPG dan pendataan NIB Usaha Mikro. Konsumen wajib membawa KTP, foto usaha, dan Nomor Induk Berusaha (NIB) yang mengacu pada KBLI. Meliputi kode KBLI 56102, 56103, 56104, 56304, 56305, dan 56306. Pendaftaran dipermudah melalui aplikasi OSS dan layanan jemput bola.

Emil mengatakan, bahwa di Jatim terdapat 36 ribu pangkalan LPG sehingga masyarakat tidak perlu panik dengan wilayah sebaran energi. Apabila ditemukan harga LPG yang mahal di tingkat warung atau pengecer, Emil mengimbau agar masyarakat mengecek ke pangkalan terdekat.

"Karena, harga di pangkalan dijamin sesuai ketentuan," ucapnya.

Distribusi LPG bersubsidi memang dilakukan dari depo menuju pangkalan. Sementara pengecer masih diperbolehkan menjual dengan harga wajar.

Advertisement

"Harga di pangkalan sekitar Rp18.000," kata Emil.

Pemerintah terus berupaya memastikan stok LPG mampu mencukupi kebutuhan masyarakat dan memastikan rantai suplai lancar terkendali di tengah gejolak geopolitik global.

"Yang lebih penting adalah memastikan  distribusinya berjalan lancar. Artinya, ketika dibutuhkan apakah pasokan bisa segera datang," kata Emil.

Wagub memastikan bahwa total stok LPG 3 kilogram akan tersedia secara kontinyu hingga 20 hari ke depan begitupun selanjutnya termasuk stok yang masih dalam perjalanan.

Kendati demikian, ia mengimbau masyarakat untuk dapat menggunakan LPG sesuai peruntukannya, di mana LPG 3 kilogram merupakan produk subsidi yang ditujukan khusus masyarakat yang kurang mampu. Serta, menggunakan LPG Non Subsidi (Brightgas) bagi masyarakat mampu.

"Kita harus bijak menggunakan energi, serta memastikan informasi media sosial dengan fakta di lapangan sehingga tidak terjadi panic buying," katanya seraya menunjukkan truk Pertamina yang penuh dengan muatan LPG melon guna memastikan bahwa ketahanan sektor energi di Jatim tetap terjaga.

Saat ini Pertamina Patra Niaga Jatimbalinus juga terus melakukan suplai berkala dan memantau secara cermat pergerakan rantai pasok.

"Pertamina selalu menjamin kepastian energi seperti yang dicanangkan oleh pemerintah pusat," ujar Executive General Manager Pertamina Patra Niaga Jatimbalinus Iwan Yudha Wibawa.

Iwan juga mengajak masyarakat untuk tetap tenang dan tidak melakukan pembelian secara berlebihan karena stok energi dalam kondisi aman dan tercukupi, serta mengimbau masyarakat untuk tidak panic buying serta tetap membeli secara bijak sesuai kebutuhan.

"Kami mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak membeli produk secara berlebihan, terutama LPG. Masyarakat jangan mudah terpancing atas informasi yang belum tentu kebenarannya, jangan sampai kekhawatiran masyarakat dimanfaatkan oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab," katanya.

Pertamina Patra Niaga memastikan menjaga ketahanan stok LPG 3 kilogram agar tidak mengalami penurunan.

"Itu yang terus menerus kami lakukan dengan siklus distribusi energi," tandasnya. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Lely Yuana
PenulisLely YuanaPernah menempuh pendidikan di Sekolah Tinggi Ilmu Komunikasi Almamater Wartawan Surabaya (AWS). Bergabung di TIMES Indonesia sejak 8 September 2017. Meliput berbagai topik, termasuk politik, birokrasi, hukum, gaya hidup, seni dan budaya, serta isu sosial.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia