Advertisement
Peristiwa Daerah

BPJS Kesehatan Sosialisasi dan Perkuat Literasi Publik soal Program JKN di Jombang

BPJS Kesehatan Cabang Mojokerto memperkuat sinergi dengan media di Jombang untuk meningkatkan literasi JKN.

TIMES Indonesia,
BPJS Kesehatan Sosialisasi dan Perkuat Literasi Publik soal Program JKN di Jombang
Kepala BPJS Kesehatan Cabang Mojokerto, Titus Sri Hardianto saat sosialisasi tentang program JKN kepada awak media di Rumah makan Zam-Zam, Diwek, Jombang, Selasa (7/3/2026). (FOTO: Rohmadi/TIMES Indonesia)
A-AA+

Jombang BPJS Kesehatan Cabang Mojokerto terus memperkuat literasi publik terkait Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) dengan merangkul insan media. Langkah strategis ini diwujudkan melalui sosialisasi peningkatan pemahaman program JKN yang digelar di Restoran Zam Zam, Jombang, Selasa (7/4/2026).

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Mojokerto, Titus Sri Hardianto, menegaskan bahwa media massa memiliki peran vital dalam menyampaikan informasi akurat kepada masyarakat. Di tengah derasnya arus informasi digital, sinergi ini penting agar publik tidak terpapar hoaks atau informasi keliru mengenai layanan kesehatan.

Advertisement

“BPJS Kesehatan dan media adalah mitra strategis dalam penyebaran informasi. Di era keterbukaan ini, masyarakat harus cerdas memilah informasi. Di sinilah peran media sangat krusial untuk mengedukasi,” ujar Titus.

Ia menjelaskan, forum ini bertujuan memastikan informasi yang diterima wartawan berasal dari sumber valid berbasis data resmi. Hal ini diharapkan dapat menciptakan keseragaman informasi di tengah masyarakat dan menghindari persepsi yang salah.

Capaian Kepesertaan JKN di Jombang Tembus 96,25 Persen

Dalam kesempatan tersebut, Titus memaparkan data capaian kepesertaan JKN di Kabupaten Jombang yang telah mencapai 1.329.202 jiwa atau sekitar 96,25 persen dari total penduduk 1.380.963 jiwa.

Angka tersebut didukung oleh ketersediaan fasilitas kesehatan yang luas, mencakup 91 Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) dan 17 Fasilitas Kesehatan Rujukan Tingkat Lanjutan (FKRTL) di wilayah Jombang.

Selain infrastruktur fisik, BPJS Kesehatan juga mengoptimalkan kanal layanan digital untuk memudahkan administrasi dan pengaduan. Layanan tersebut meliputi WhatsApp PANDAWA (08118165165), aplikasi Mobile JKN, hingga Call Center 165 yang beroperasi 24 jam.

Advertisement

“Kami mengimbau peserta JKN untuk memastikan status kepesertaannya tetap aktif. Kami juga mengingatkan masyarakat agar melakukan pengecekan melalui kanal resmi dan tidak mudah percaya informasi yang belum terverifikasi,” tambahnya.

Meluruskan Mitos Layanan Kesehatan

Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jombang, M. Mufid, menyambut baik inisiatif ini. Menurutnya, pertemuan ini berhasil mengklarifikasi sejumlah isu miring yang berkembang di lapangan.

“Kegiatan ini sangat bermanfaat untuk meluruskan informasi yang salah, seperti isu pembatasan rawat inap hanya tiga hari atau anggapan JKN tidak bisa digunakan di luar domisili. Ternyata hal tersebut tidak benar,” ungkap Mufid.

PWI Jombang menyatakan komitmennya untuk terus mendukung penyebarluasan informasi benar terkait JKN serta mendorong masyarakat memanfaatkan layanan digital yang telah disediakan.

“Kami siap mendukung Program JKN agar manfaatnya semakin dirasakan luas oleh masyarakat,” tutupnya. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Rohmadi
PenulisRohmadiSarjana Manajemen Pendidikan Islam - STIT - Al Urwatul Wutsqo Jombang (2019), Magister Manajemen Pendidikan Islam - Unipdu Jombang (2023). Jurnalis, Akademisi dan Penulis Buku, Bergabung di TIMES Indonesia sejak 2020. Meliput berbagai topik, termasuk politik, hukum, religi, seni, budaya dan sejarah.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia