Advertisement
Peristiwa Daerah

Ujian Standar Mutu, Kemenkes RI Bedah Kesiapan RSUD Sayang Cianjur Layani Masyarakat

Penilaian ini tentunya menjadi krusial untuk menjamin setiap prosedur medis dan operasional rumah sakit tetap terjaga kualitasnya.

TIMES Indonesia,
Ujian Standar Mutu, Kemenkes RI Bedah Kesiapan RSUD Sayang Cianjur Layani Masyarakat
Kemenkes RI melakukan verifikasi di RSUD Sayang Cianjur. (FOTO: Istimewa)
A-AA+

CIANJUR Rumah Sakit Umum Daerah atau RSUD Sayang Cianjur menerima kunjungan tim verifikasi dari Kementerian Kesehatan RI (Kemenkes RI), Rabu (7/4/2026).

Kedatangan tim pusat ini bertujuan untuk melakukan penilaian kesesuaian terkait perizinan berusaha serta memastikan fasilitas kesehatan tersebut berjalan sesuai standar nasional. 

Advertisement

Penilaian ini tentunya menjadi krusial untuk menjamin setiap prosedur medis dan operasional rumah sakit tetap terjaga kualitasnya.

Setelah prosedur keselamatan disampaikan, pada sesi pembukaan manajemen RSUD Sayang Cianjur memaparkan profil mendalam mengenai fasilitas mereka di hadapan tim penilai dari Jakarta.

Dalam hal ini Direktur RSUD Sayang Cianjur, dokter Yuli Hendriyani, menegaskan bahwa pihaknya sangat berkomitmen untuk terus meningkatkan level pelayanan bagi warga Cianjur. 

"Kami nyatakan bahwa segala bentuk perbaikan dilakukan demi memberikan kenyamanan dan kepercayaan kepada masyarakat yang membutuhkan akses kesehatan," ujarnya.

Senada dengan hal tersebut, Direktur Mutu Pelayanan Kesehatan Rujukan Kemenkes, dokter gigi Yull Astuti Saripawan, mengingatkan pentingnya kepatuhan terhadap standar operasional. 

Advertisement

Menurut Yull, proses penilaian ini merupakan bagian dari strategi besar pemerintah dalam menciptakan layanan kesehatan yang aman dan benar-benar fokus pada keselamatan pasien tanpa kecuali.

Setelah penjelasan teknis rampung, tim penilai segera bergerak melakukan verifikasi lapangan yang mencakup berbagai sektor vital. 

Penilaian tidak hanya berhenti pada pemeriksaan dokumen administrasi, tetapi juga menyentuh aspek lahan, sarana prasarana, hingga kualitas sumber daya manusia dan kapasitas ranjang rumah sakit yang tersedia saat ini.

Selama proses berlangsung hingga siang hari, para penilai meninjau langsung unit-unit pelayanan untuk mencocokkan data di atas kertas dengan realitas di lapangan. 

Setelah rehat sejenak untuk makan dan beribadah, tim kemudian mengadakan rapat internal guna merumuskan poin-poin penting dari hasil pemantauan langsung tersebut.

Memasuki sesi akhir atau exit meeting, tim Kemenkes menyampaikan seluruh catatan dan hasil penilaian kepada jajaran manajemen RSUD Sayang. 

Dalam pertemuan tersebut, pihak rumah sakit diberikan ruang untuk memberikan umpan balik sebelum akhirnya kedua belah pihak menandatangani berita acara resmi sebagai dokumen sah hasil verifikasi.

Lebih jauh kegiatan evaluasi ini diharapkan mampu menjadi pemicu bagi RSUD Sayang Cianjur untuk terus berbenah secara berkelanjutan. 

Dengan adanya pengawasan langsung dari kementerian, rumah sakit plat merah ini diharapkan semakin profesional dalam menyelenggarakan layanan kesehatan berkualitas yang memenuhi ekspektasi pemerintah maupun publik. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Wandi Ruswannur
PenulisWandi RuswannurSarjana Hukum IAI Al-Azhary Cianjur Bergabung bersama TIMES Indonesia sejak 2024. Meliput berbagai topik, termasuk pemerintahan, politik, hukum, olahraga, life style, seni-budaya, pendidikan dan lingkungan.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia