Advertisement
Peristiwa Daerah

Seleksi Paskibraka Diharapkan Objektif, Transparan, dan Profesional, Wabup Morotai: Tanpa Titipan

Pemkab Pulau Morotai seleksi 172 calon Paskibraka 2026 untuk melahirkan 33 pengibar bendera terbaik yang disiplin, berkarakter, dan berjiwa nasionalis.

TIMES Indonesia,
Seleksi Paskibraka Diharapkan Objektif, Transparan, dan Profesional, Wabup Morotai: Tanpa Titipan
Wakil Bupati Pulau Morotai, Rio Cristian Pawane, saat memberi sambutan, Rabu (8/4/2026). (Foto: Munces For TIMES Indonesia)
A-AA+

MOROTAI Pemerintah Kabupaten Pulau Morotai (Pemkab Morotai) melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) telah melaksanakan seleksi terbuka terhadap ratusan calon Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tingkat Kabupaten Pulau Morotai Tahun 2026.

Seleksi Paskibraka yang digelar Kesbangpol, mengusung tema: Membentuk Generasi Disiplin, Berkarakter dan Berjiwa Nasionalis, berlangsung di Gedung Islamic Center, Kawasan Wisata Religi, Kecamatan Morotai Selatan, Kabupaten Pulau Morotai, Provinsi Maluku Utara, Rabu (8/4/2026). 

Advertisement

Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kaban Kesbangpol) Pemkab Pulau Morotai, Fahri Abd Azis, menyampaikan dalam rangka menyiapkan Calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) yang berkualitas, berdisiplin, serta memiliki jiwa nasionalisme dan kepemimpinan, Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) melaksanakan kegiatan seleksi Calon Paskibraka tingkat Kabupaten, Kabupaten Pulau Morotai Tahun 2026.

Dasar pelaksanaannya adalah Peraturan Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) nomor 3 tahun 2022 pelaksanaan tentang peraturan peraturan presiden nomor 51 tahun 2022 tentang program pasukan bendera pusaka.Surat Keputusan Sekretaris Daerah Kabupaten Pulau Morotai nomor 400.14.1.1/04/setda-pm/ii/2026 panitia pelaksanaan : tentang pembentukan paskibraka Pulau Morotai tahun 2026 dan Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) Kesbangpol Tahun 2026.

Kaban Kesbangpol menegaskan maksud dan tujuannya, yakni Menyeleksi calon paskibraka yang memenuhi syarat fisik, mental, dan kemampuan. Menyiapkan anggota Paskibraka terbaik untuk pelaksanaan HUT RI. Dan, Membentuk generasi muda yang berkarakter dan berwawasan kebangsaan.

"Sumber anggaran pelaksanaan kegiatan pembentukan Paskibraka bersumber dari Dana Alokasi Umum (DAU) tahun 2026. Sebesar Rp 773.125.000. Pelaksanaan kegiatan paskibraka ini di mulai dari bulan Februari sampai Agustus dengan kuota formasi sebanyak 33 anggota Paskibraka," terangnya. 

seleksi Paskibraka

Ratusan siswa-siswi yang mengikuti seleksi Paskibraka, Rabu (8/4/2026). (Foto: Munces For TIMES Indonesia)

Menurut Fahri, sosialisasi dan perekrutmen tingkat kecamatan telah dilaksanakan selama tiga hari, mulai tanggal 11-13 Maret di enam Kecamatan, yakni Morotai Selatan, Morotai Timur, Morotai Jaya, Morotai Utara, Morotai Selatan Barat dan Pulau Rao. Peserta seleksi merupakan siswa-siswi SMA-SMK sederajat yang berasal dari seluruh kecamatan di wilayah Kabupaten Pulau Morotai.

Ia menjelaskan bahwa pelaksanaan seleksi terdiri beberapa tahapan, yaitu: dilakukan melalui seleksi administrasi, sudah selesai, Tes Wawasan Kebangsaan (TWK), Tes Intelegensi Umum (TIU), Tes Kesehatan (Medis), Tes Kesamaptaan (Fisik), Tes Peraturan Baris Berbaris (PBB), Tes Kepribadian dan Wawancara.

"Panitia pelaksana berasal dari unsur Badan Kesbangpol, TNI-Polri, Dinas Kesehatan, Purna Paskibraka Indonesia (PPI). Dari seluruh peserta yang mengikuti seleksi, diperoleh hasil sebagai berikut : Jumlah peserta sebanyak 172 siswa. yang memenuhi syarat sebanyak 112 siswa. Siswa yang mendaftar pada aplikasi transparansi sebanyak 103 siswa, 9 siswa memundurkan diri," pungkasnya. 

Sementara, Wakil Bupati Pulau Morotai Rio Cristian Pawane pada kesempatan tersebut menyampaikan ucapan terima kasih kepada Badan Kesbangpol Kabupaten Pulau Morotai beserta seluruh jajaran, TNI-Polri, Dinas Kesehatan, Purna Paskibraka Indonesia (PPI) serta semua pihak yang telah bekerja keras dalam melaksanakan sosialisasi, perekrutan, hingga tahap seleksi calon Paskibraka tahun 2026 ini.

"Tentu kerja keras, dedikasi, dan komitmen yang ditunjukkan merupakan bentuk nyata dalam membina generasi muda Morotai agar menjadi pribadi yang disiplin, berkarakter, dan memiliki semangat nasionalisme yang tinggi," paparnya. 

Seperti yang kita ketahui bersama, kata Rio, tema seleksi tahun ini, yaitu: "Membentuk Generasi Disiplin, Berkarakter dan Berjiwa Nasionalis." Tema ini sangat relevan dengan kondisi dan tantangan yang dihadapi generasi muda saat ini. Kita membutuhkan generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, namun juga calon pengibar sangsaka Merah Putih pada peringatan hari kemerdekaan Republik Indonesia.

"Saya tekankan, bahwa menjadi anggota Paskibraka bukan hanya tentang baris-berbaris atau mengibarkan bendera, namun lebih dari itu. Ini adalah tentang pembentukan karakter, kedisiplinan, tanggung jawab, kerja sama, dan kepemimpinan, maka ikutilah seluruh rangkaian seleksi ini dengan sungguh-sungguh, jujur, dan penuh semangat. Tunjukkan kemampuan terbaik kalian, jaga sportivitas, dan hormati sesama peserta," tegasnya. 

Kepada panitia dan tim seleksi, Wakil Bupati meminta dengan tegas agar proses seleksi ini dapat dilaksanakan secara objektif, transparan, dan profesional. Tanpa harus menerima titipan, entah orangnya Bupati, orangnya Wakil Bupati, orangnya Sekda atau siapapun itu, jika tidak memenuhi syarat jangan direkomendasikan sehingga menghasilkan calon paskibraka yang benar-benar berkualitas dan layak mewakili Kabupaten Pulau Morotai.

"Melalui kegiatan ini, saya berharap kita dapat melahirkan generasi muda Morotai yang tidak hanya unggul, namun juga memiliki semangat cinta tanah air, menjaga persatuan, dan siap menjadi pemimpin masa depan yang membanggakan daerah. Saya juga berharap Morotai bisa mewakili Maluku Utara untuk ke Pusat sehingga tidak hanya membanggakan daerah tapi juga membanggakan kedua orang tua siswa," harapnya. (*). 

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Abdul Halil Husain
PenulisAbdul Halil HusainPenulis di TIMES Indonesia yang bergabung sejak 2020. Meliput berbagai topik, antara lain politik, hukum, kriminal, ekonomi, gaya hidup, teknologi, budaya, pemerintahan, serta isu-isu nasional.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia