Advertisement
Peristiwa Daerah

Jadi Penyebab Banjir, 43 Bangunan Liar di Driyorejo Gresik Dirobohkan

Sebanyak 43 bangunan liar di Dusun Semabung, Desa Driyorejo, Kabupaten Gresik Jawa Timur ditertibkan karena menjadi salah satu oenyebab banjir di wilayah tersebut.

TIMES Indonesia,
Jadi Penyebab Banjir, 43 Bangunan Liar di Driyorejo Gresik Dirobohkan
Kasatpol PP Gresik Agustin Halomoan Sinaga saat memimpin penertiban bangunan liar di Driyorejo. (Foto: Satpol PP Gresik for TIMES Indonesia)
A-AA+

Gresik Menjadi salah satu cara penyebab banjir, sebanyak 43 bangunan liar yang berdiri di sempadan saluran air tepatnya di Dusun Semabung, Desa Driyorejo, Kabupaten Gresik Jawa Timur dirobohkan.

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Gresik, Agustin Halomoan Sinaga mengatakan, pembongkaran bangunan ini melibatkan ratusan personel mulai dari Satpol PP, TNI, Polri, hingga perangkat daerah terkait.

Advertisement

"Petugas kemudian melakukan pengosongan dan pencatatan barang di warung-warung yang berdiri di atas lahan milik pemerintah," katanya pada Rabu (8/4/2026).

Dikatakan Sinaga, proses pembongkaran dilakukan secara bertahap, termasuk dengan bantuan alat berat untuk merobohkan bangunan yang telah dikosongkan.

Dia mengungkap, penertiban ini merupakan bagian dari penegakan Perda tentang ketentraman dan ketertiban umum, serta pemanfaatan tanah milik pemerintah.

“Sebanyak 43 bangunan liar berhasil ditertibkan. Bangunan tersebut berada di sempadan saluran air, sehingga mengganggu fungsi drainase dan berpotensi menyebabkan banjir,” ujarnya.

Kasat Sinaga menambahkan, seluruh kegiatan ini juga menjadi langkah konkret pemerintah dalam menjaga fungsi saluran air agar tetap optimal, sekaligus mencegah terjadinya genangan maupun banjir.

Advertisement

"Selama operasi gabungan berlangsung, situasi tetap aman dan kondusif," tutupnya. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Akmalul Azmi
PenulisAkmalul AzmiSarjana Ilmu Komunikasi Universitas Trunojoyo Madura (2017). Bergabung di TIMES Indonesia sejak 2019. Meliput berbagai topik, termasuk politik, hukum, sains, seni, budaya dan isu internasional.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia