Advertisement
Peristiwa Daerah

Ketua PWI Jombang Tegaskan Peran Pers di Era Digital, Profesionalisme Jadi Kunci

PWI Jombang, menyampaikan bahwa insan pers memiliki peran strategis yang tidak tergantikan dalam kehidupan demokrasi, meskipun dunia terus mengalami transformasi digital.

TIMES Indonesia,
Ketua PWI Jombang Tegaskan Peran Pers di Era Digital, Profesionalisme Jadi Kunci
Muhammad Mufid, Ketua PWI Jombang saat sambutan pada resepsi dan malam pucak HPN 2026 di Hotel Yusro Jombang, Rabu (8/4/2026). (FOTO: Rohmadi/TIMES Indonesia)
A-AA+

JOMBANG Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Jombang, Muhammad Mufid menegaskan pentingnya menjaga profesionalisme dan integritas di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital dan kecerdasan buatan (AI).

Ketua PWI Jombang, menyampaikan bahwa insan pers memiliki peran strategis yang tidak tergantikan dalam kehidupan demokrasi, meskipun dunia terus mengalami transformasi digital.

Advertisement

Hal tersebut disampaikan Muhammad Mufid saat memberikan sambutan dalam Resepsi dan Malam Puncak Hari Pers Nasional (HPN) tahun 2026 yang digelar di Hotel Yusro Jombang, Rabu (8/4/2026).

Menurutnya, PWI Jombang Award bukan sekadar ajang penghargaan seremonial, melainkan bentuk komitmen organisasi kepada masyarakat yang telah memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan Kabupaten Jombang.

“PWI Jombang Award ini bukan hanya penghargaan biasa, tetapi sebagai bentuk apresiasi kepada masyarakat yang telah mendedikasikan diri dan berkontribusi untuk daerah tercinta Kabupaten Jombang,” ujar Mufid.

Wartawan senior itu, juga menegaskan bahwa peringatan Hari Pers Nasional tidak boleh dimaknai sekadar kegiatan rutin tahunan. Lebih dari itu, HPN merupakan bukti nyata kehadiran negara dalam mendukung insan pers sebagai salah satu pilar demokrasi.

“Ini bukan sekadar seremonial. Hari Pers Nasional adalah bukti bahwa negara hadir bagi insan pers dalam menjalankan fungsi sebagai pilar demokrasi,” tegasnya.

Advertisement

Di tengah perkembangan era digital, Mufid yang sehari-hari sebagai jurnalis MDTV mengakui adanya tantangan besar yang dihadapi dunia jurnalistik, termasuk munculnya teknologi kecerdasan buatan. Namun demikian, ia optimistis bahwa peran pers tidak akan tergantikan.

“Dunia digital memang menjadi tantangan tersendiri. Tapi saya yakin insan pers tidak akan pernah tergantikan, meskipun teknologi semakin canggih, bahkan di era AI saat ini,” katanya.

Mufid menambahkan, selama insan pers mampu menjaga profesionalisme dan integritas dalam menjalankan tugas jurnalistik, maka eksistensi pers akan tetap terjaga.

“Selama insan pers menjaga profesionalisme dan integritas, saya yakin pers tidak akan pernah mati,” ucapnya. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Rohmadi
PenulisRohmadiSarjana Manajemen Pendidikan Islam - STIT - Al Urwatul Wutsqo Jombang (2019), Magister Manajemen Pendidikan Islam - Unipdu Jombang (2023). Jurnalis, Akademisi dan Penulis Buku, Bergabung di TIMES Indonesia sejak 2020. Meliput berbagai topik, termasuk politik, hukum, religi, seni, budaya dan sejarah.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia