Ngeband with Strangers, Kolaborasi Spontan Pemusik di Malang
Program “Ngeband with Strangers” di MCC Malang menghadirkan kolaborasi spontan antar musisi hingga menghasilkan karya rekaman dalam waktu singkat.
MALANG – Apa jadinya ketika kalian tidak mengenal satu sama lain, namun sudah disuruh membuat lagu dan recording bersama. Suasana unik itulah yang terjadi di Malang Creative Center (MCC) pada Rabu (8/4/2026). Lewat program bertajuk "Ngeband With Strangers", aktifitas musik Malang kembali membuktikan bahwa kreativitas seni tidak butuh waktu lama untuk menyatu.
“Fundamental awal diadakannya kegiatan ini awalnya dari potensi seni musik ini bisa jadi satu wadah pembelajaran yang sangat menyenangkan. Karena dalam pembuatannya kita mendiskusikan dan berargumentasi didalam satu studio ini. Hal ini lah yang menjadi sebuah karakter pembelajaran yang tidak ada di Malang. Dimana biasanya hanya membuat musik kemudian selesai," ujar Muhammad Rizal selaku Ketua laboratorium Suara Ibu Pertiwi.
Konsep acara ini tergolong berani. Penyelenggara mengumpulkan musisi dari berbagai kalangan, melakukan sesi jamming bersama, dan mengajak mereka untuk melakukan live recording secara spontan. Tidak ada sesi latihan berminggu-minggu, yang ada hanya insting dan kecintaan pada nada.
Kegiatan ini sudah berjalan sejak Januari 2026 dan tetap akan menjadi sesi kegiatan mingguan di Malang Creative Center (MCC). Sejak empat bulan berjalan, kegiatan ini sudah berhasil merilis dua karya.
“Alhamdulillah. Sudah cukup sesuai target. Harusnya tiga bulan itu sudah jadi satu karya. Tapi karena ada liburan puasa Ramadan, jadinya mau tidak mau diundur. Ini sudah cukup bagus. Sudah jadi dua karya," ujar Muhammad Rizal.
Dengan semangat kolaborasi instan ini, musisi Malang semakin solid dan kreatif, siap melahirkan karya-karya segar setiap minggunya di MCC. Kegiatan ini menjadi bukti nyata betapa solid dan kreatifnya komunitas musisi Malang, yang mampu menghasilkan rilisan berkualitas hanya dalam hitungan jam jamming, “Ngeband With Strangers” tak hanya menyatukan nada, tapi juga membuktikan musisi Malang begitu solid dan kreatif dalam berkarya spontan. (*)
Pewarta: Rainfall Akbar Ferdinand, Muhammad Rizky Azzumar, M Syamsul Hadi
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

