Sidak Lokasi Ledakan PT GWS Waru, Bupati Sidoarjo Beberkan Fakta di Lapangan
Bupati Sidoarjo Subandi meninjau lokasi ledakan PT GWS Waru. Pastikan penanganan 5 korban luka, 1 meninggal dunia, dan ganti rugi 11 rumah warga terdampak.
Sidoarjo – Bupati Sidoarjo Subandi turun langsung meninjau lokasi ledakan keras di PT Great Wall Steel (GWS) Waru, Kamis (9/4/2026). Kunjungan ini dilakukan untuk memastikan para pekerja dan warga yang terdampak mendapat penanganan serta perhatian dari pihak perusahaan.
Ledakan yang terjadi pada Senin (7/4) itu sempat menggegerkan warga sekitar. Jumlah korban luka tercatat sebanyak lima orang, dengan satu korban dinyatakan meninggal dunia.
Tak hanya menimbulkan korban jiwa, ledakan juga berdampak pada permukiman warga. Sedikitnya 11 rumah mengalami kerusakan akibat serpihan ledakan. Pihak perusahaan telah melakukan pendataan dan berjanji memberikan ganti rugi kepada warga terdampak.
“Untuk korban sudah diurusi semuanya, yang sakit juga sudah ditangani. Sebanyak 11 rumah yang terkena serpihan sudah dipantau oleh perusahaan, mudah-mudahan segera ada ganti rugi,” ujar Subandi saat sidak bersama Wakil Ketua DPRD Sidoarjo Warih Andono dan Dinas Tenaga Kerja.
Subandi menegaskan, peristiwa tersebut merupakan kecelakaan kerja dan diharapkan tidak terulang kembali. Ia menjelaskan, ledakan terjadi saat pekerja hendak memotong tabung, yang kemudian memicu ledakan cukup keras.
“Ini murni kecelakaan kerja. Ke depan harus lebih berhati-hati agar kejadian seperti ini tidak terulang,” tegasnya.
Ia juga mengapresiasi perusahaan yang telah mendaftarkan hampir seluruh karyawannya ke dalam program BPJS Ketenagakerjaan.
“Alhamdulillah, hampir 600 karyawan di sini semuanya sudah diikutkan BPJS,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Subandi mengimbau seluruh perusahaan di Kabupaten Sidoarjo untuk memastikan pekerjanya terdaftar dalam BPJS Ketenagakerjaan sebagai bentuk perlindungan terhadap risiko kerja.
“Saya minta semua perusahaan memastikan karyawannya ikut BPJS Ketenagakerjaan,” pintanya.
Menurutnya, keikutsertaan dalam BPJS sangat penting agar pekerja mendapatkan jaminan ketika terjadi musibah atau kecelakaan kerja.
“Nanti saya akan sidak ke perusahaan-perusahaan untuk memastikan seluruh karyawan sudah didaftarkan BPJS Ketenagakerjaan,” pungkasnya. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.


