Advertisement
Peristiwa Daerah

Letakkan Batu Pertama Pembangunan Musala Salimah, Ini Pesan Wali Kota Bukittinggi

Wali Kota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias, melakukan peletakan batu pertama pembangunan Musala Salimah, Jumat (10/4/2026).

TIMES Indonesia,
Letakkan Batu Pertama Pembangunan Musala Salimah, Ini Pesan Wali Kota Bukittinggi
Wali Kota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias, bersama tokoh masyarakat saat peletakan batu pertama pembangunan Musala Salimah, Jumat (10/4/2026) (Foto : Dioni/TIMES Indonesia)
A-AA+

BUKITTINGGI Wali Kota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias, melakukan peletakan batu pertama pembangunan Musala Salimah, Jumat (10/4/2026).

Acara ini ditandai dengan penandatanganan prasasti di Jalan Tengah Sawah, Kelurahan Aur Tajungkang Tangah Sawah (ATTS), Kecamatan Guguk Panjang Kota Bukittinggi.

Advertisement

Pembangunan musala ini menjadi langkah awal penyediaan sarana ibadah bagi masyarakat setempat, sekaligus diharapkan mampu meningkatkan aktivitas keagamaan dan mempererat kebersamaan warga di lingkungan tersebut.

Dalam sambutannya, Ramlan Nurmatias menyampaikan apresiasi kepada keluarga besar Salimah yang telah menginisiasi pembangunan musala tersebut.

Ia menilai langkah tersebut sejalan dengan program unggulan Pemerintah Kota Bukittinggi, yakni “Surau Gemilang”, yang bertujuan memperkuat fungsi rumah ibadah sebagai pusat kegiatan keagamaan dan sosial masyarakat.

Menurutnya, keberadaan musala akan memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam beribadah tanpa harus menempuh jarak jauh ke masjid.

Ia juga mengungkapkan, saat ini di Kota Bukittinggi telah berdiri sekitar 50 masjid dan 150 musala yang tersebar di berbagai wilayah.

Advertisement

Ramlan turut mengingatkan pentingnya menjaga kebersihan dan kenyamanan rumah ibadah agar tetap diminati jamaah.

“Kalau kebersihan dan kenyamanan tidak dijaga, jemaah akan enggan datang. Kuncinya adalah kebersihan nomor satu,” tegasnya.

Selain itu, ia menekankan agar sebelum pembangunan dilaksanakan, arah kiblat musala harus ditentukan dengan berkoordinasi bersama Kementerian Agama Kota Bukittinggi.

Ia juga mengingatkan pentingnya pengurusan Izin Mendirikan Bangunan (IMB) sebagai bagian dari tertib administrasi pembangunan.

Wakil Bupati Lima Puluh Kota, Ahlul Badrito Resha, yang mewakili keluarga besar Salimah, menyampaikan bahwa lokasi pembangunan musala tersebut memiliki nilai historis bagi keluarganya.

“Di tempat ini kami dibesarkan. Kami sepuluh bersaudara, dan kini semuanya telah memiliki keluarga masing-masing. Ini menjadi niat bersama untuk membangun musala,” ungkapnya.

Ia berharap pembangunan Musala Salimah dapat berjalan lancar dan nantinya memberikan manfaat besar bagi masyarakat sekitar, khususnya dalam meningkatkan kualitas ibadah dan kegiatan keagamaan. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Dioni Arvona
PenulisDioni ArvonaPenulis di TIMES Indonesia yang bergabung sejak 2025. Meliput berbagai topik, antara lain politik, hukum, kriminal, ekonomi, gaya hidup, teknologi, budaya, pemerintahan, serta isu-isu nasional.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia