Advertisement
Peristiwa Daerah

Waspada, Modus Baru Penipuan Lowongan Kerja di Kota Batu

Masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan setelah beberapa kali beredar informasi lowongan pekerjaan. Informasi tersebut dipastikan sebagai upaya penipuan yang kini marak beredar di media sosial.

TIMES Indonesia,
Waspada, Modus Baru Penipuan Lowongan Kerja di Kota Batu
Kantor notaris Lenny Wibowo di Jalan Panglima Sudirman (Foto : Galih Rakasiwi/TIMES Indonesia)
A-AA+

BATU Masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan setelah beberapa kali beredar informasi lowongan pekerjaan. Informasi tersebut dipastikan sebagai upaya penipuan yang kini marak beredar di media sosial.

Seperti lowongan kerja palsu yang mencantumkan nama kantor notaris Lenny Wibowo di Jalan Panglima Sudirman dengan menawarkan berbagai posisi, mulai dari staf kantor, staf administrasi, hingga cleaning service. 

Advertisement

Dalam pengumuman yang tersebar, pelamar diminta memenuhi sejumlah syarat umum seperti mampu mengoperasikan komputer dasar, lulusan minimal SMA/SMK, serta batasan usia tertentu.

Namun, kejanggalan muncul dari nomor kontak yang dicantumkan. Berdasarkan penelusuran melalui aplikasi pencarian nomor, kontak tersebut diketahui bukan nomor resmi dan memiliki reputasi buruk yang kerap dikaitkan dengan praktik penipuan.

Menanggapi hal tersebut, pihak yang dicatut namanya angkat bicara. Salah satu staf notaris Lenny Wibowo yaitu Vivi menegaskan bahwa informasi lowongan kerja tersebut tidak benar dan sama sekali tidak berasal dari kantornya.

"Informasi lowongan yang beredar itu merupakan penipuan. Kami tidak pernah membuat ataupun menyebarkan pengumuman lowongan pekerjaan tersebut," tegasnya, Sabtu (11/4/2026).

Ia pun mengingatkan masyarakat agar tidak mudah percaya terhadap informasi lowongan kerja yang beredar tanpa sumber jelas, terlebih jika mencatut nama instansi atau pihak tertentu tanpa konfirmasi resmi.

Advertisement

"Pesan saya masyarakat selalu melakukan verifikasi langsung ke kami sebelum mengirimkan data pribadi, guna menghindari potensi kerugian," tambahnya.

Vivi menambahkan, dirinya mengetahui adanya postingan penipuan itu setelah beberapa relasi menghubunginya untuk mengkonfirmasi kebenaran pengumuman tersebut.

"Mulai kemarin ada telepon konfirmasi apakah benar ada lowongan pekerjaan namun kok nomornya berbeda dengan kantor kami. Dari situ saya tahu dan menjelaskannya," urainya.

Pasalnya dulu-dulu jika ada orang yang terjebak dengan postingan tersebut langsung mengirimkan data pribadi serta mengirim uang ke penipu dengan dalih administrasi.

"Modusnya sering gitu setelah ada yang minat mengirim data lalu penipu meminta transfer alasan administrasi kemudian menghilang," tuturnya. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Galih Rakasiwi
PenulisGalih RakasiwiBergabung dengan TIMES Indonesia sejak Februari 2026 dan bertugas di Malang Raya dan sekitarnya. Meliput berbagai isu baik politik, hukum, humaniora, teknologi, bisnis dan peristiwa yang bersifat lokal, nasional, dan internasional.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia