Galang Donasi untuk Palestina, LMI Gelar Konser Kemanusiaan dan Halal Bihalal
Aksi LMI ini digelar sebagai ajang mempererat tali silaturahmi sekaligus membantu saudara-saudara di Palestina.
MALANG – Lembaga Manajemen Infak (LMI) menggelar konser kemanusiaan dan galang donasi sebagai bentuk kepedulian terhadap Palestina. Kegiatan yang juga dibarengi Halal Bihalal ini digelar, Minggu (12/4/2026) di Graha Cakrawala UM Kota Malang.
Kegiatan ini juga berkolaborasi dengan beberapa pihak seperti Lembaga Amil Zakat (LAZ) Yasa Malang, Qupro Indonesia, Aliansi Kemanusiaan Indonesia (AKSI), dan belasan Majelis Taklim di Malang, serta menggandeng penyanyi kondang, Opick.
Kegiatan ini juga turut dihadiri oleh beberapa tokoh nasional, seperti Wali kota Malang yang diwakili oleh Kabag Kesra,Kemenag Kota Malang diwakili oleh Kabag Zawa penyelenggara zakat wakaf.
Juga hadir, anggota DPR RI Komisi IX Dr Gamal Albinsaid, Ustadz Muhammad Ali Zubair selaku Mudhir Ponpes Yatim Dhuafa Al Ikhlas Singosari, Iva Ivrotulamin selaku Ketua Sahabat Palestina Malang dan Ustadz Prof Dr. Uril Bahrudin.
Kepala Perwakilan LMI Jawa Timur, Luqman Hadi menyampaikan bahwa aksi ini sebagai ajang mempererat tali silaturahmi sekaligus membantu saudara-saudara di Palestina.
“Ini sebagai ajang mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat kepedulian kita terhadap saudara-saudara di Palestina,” ujarnya saat diwawancarai di sela acara.

Panitia menargetkan jumlah donasi yang terkumpul dapat mencapai Rp1 miliar rupiah. Sejak 2020, LMI sudah mengirimkan donasi ke Palestina hingga Rp9,7 miliar. Kegiatan ini pun juga kerap dilaksanakan di beberapa kota di Jawa Timur.
“Kalau untuk donasi targetnya per tahun sebanyak-banyaknya ya, sejak 2020 hingga sekarang kami sudah mengirimkan sekitar Rp9,7 miliar,” tambahnya.
Nantinya donasi akan diberikan dalam bentuk barang seperti makanan, obat-obatan, pakaian, dan kebutuhan lainnya.
Tak hanya itu, LMI juga akan membantu terkait masalah kesehatan seperti alat medis, perawatan, tenda darurat, hingga membantu membangun kembali fasilitas yang telah hancur seperti mushola, rumah sakit, dan lainnya.
Melalui kegiatan ini, tambah Luqman, dapat juga memperkenalkan LMI kepada masyarakat lebih luas lagi. “Kegiatan ini supaya masyarakat tau dan paham tentang dunia zakat, bahwa ada lembaga khusus yang mengelola zakat,” tambahnya.
Sementara Direktur Lembaga Amil Zakat Yasa Malang, Rahmat Khoirul Huda menanggapi soal dibukanya kembali Masjidil Aqsa setelah sempat ditutup selama 40 hari. Ia menyampaikan perasaan leganya karena akhirnya umat islam dapat beribadah kembali di masjid tersebut.
“Kabar ini tentu membahagiakan, akhirnya umat muslim dapat beribadah kembali disana,” ujarnya.
Ia pun menambahkan bahwa donasi ini dikumpulkan demi Palestina, terutama supaya tetap kuat dalam menjalankan ibadah disana.
Kegiatan ini juga menampilkan musikalisasi drama dari SDIT Insan Permata, hentakan kompak tari saman dari SDIT Ibnu Hajar, serta teatrikal SDIT Insan Mulia.
Terdapat juga orasi dari Dokter Spesialis Orthopedi dan pernah menjadi relawan medis di Gaza, Palestina, Dokter Kuntadi. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.


