Advertisement
Peristiwa Daerah

Tembok Rumah Jebol Akibat Longsor, Satu Keluarga di Cipanas Cianjur Mengungsi

Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Cianjur memicu terjadinya bencana tanah longsor dan banjir yang melanda pemukiman warga tepatnya di Kampung Lebak Pulus, Dusun IV, Desa Batulawang, Kecamatan Cipanas.

TIMES Indonesia,
Tembok Rumah Jebol Akibat Longsor, Satu Keluarga  di Cipanas Cianjur Mengungsi
Bencana tanah longsor dan banjir di Kampung Lebak Pulus, Desa Batulawang, Kecamatan Cipanas, Cianjur (FOTO: Istimewa)
A-AA+

CIANJUR Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Cianjur memicu terjadinya bencana tanah longsor dan banjir yang melanda pemukiman warga tepatnya di Kampung Lebak Pulus, Dusun IV, Desa Batulawang, Kecamatan Cipanas.

Kepala Dusun IV Desa Batulawang mengonfirmasi bahwa intensitas curah hujan yang sangat tinggi menjadi penyebab utama pergerakan tanah di kawasan tersebut sehingga memicu kerusakan fisik pada bangunan warga.

Advertisement

Material tanah yang longsor dengan perkiraan panjang mencapai 20 meter dilaporkan menghantam satu unit hunian hingga menyebabkan kerusakan pada bagian dinding.

Akibat terjangan tanah tersebut, area dapur rumah milik warga jebol dan tertimbun material lumpur. 

"Meskipun dampak kerusakan masuk dalam kategori ringan, kerugian materiil yang diderita pemilik rumah hingga saat ini masih dalam proses penghitungan lebih lanjut oleh perangkat desa," ujarnya, Rabu (15/4/2026).

Pasca kejadian tersebut, satu keluarga yang terdiri dari tiga jiwa terpaksa meninggalkan kediaman mereka untuk mengantisipasi adanya longsor susulan.

Saat ini, para penyintas memilih untuk mengungsi sementara waktu di rumah kerabat terdekat guna menjamin keamanan mereka. 

Advertisement

"Selain merusak hunian, bencana ini juga melumpuhkan akses air bersih bagi warga di lingkungan RT 01 dan 02 karena fasilitas MCK umum terdampak timbunan tanah," ungkapnya.

Menanggapi situasi darurat ini, pemerintah desa bersama personel Tagana Kabupaten Cianjur segera bergerak ke lokasi untuk melakukan evakuasi dan pendataan. 

Kemudian dalam hal ini lebih jauh pihaknya menyebutkan bahwa pemantauan di lapangan terus dilakukan secara sinergis bersama aparat Babinsa dan Bhabinkamtibmas. 

Beberapa kebutuhan mendesak yang sangat diperlukan pengungsi saat ini meliputi pakaian layak pakai, perlengkapan tidur, tenda terpal, serta pasokan bahan pangan pokok untuk bertahan hidup di tempat pengungsian. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Wandi Ruswannur
PenulisWandi RuswannurSarjana Hukum STAI Al-Azhary Cianjur Bergabung bersama TIMES Indonesia sejak 2024. Meliput berbagai topik, termasuk pemerintahan, politik, hukum, olahraga, life style, seni-budaya, pendidikan dan lingkungan.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia