Pembongkaran Pot yang Sebabkan Tembok Pabes Kota Malang Retak Masih Dikaji Ulang
Pemkot Malang masih mengkaji rencana pembongkaran pot di Pabes. Langkah diambil hati-hati untuk menjaga keamanan struktur bangunan.
MALANG – Rencana pembongkaran pot di area Pasar Besar (Pabes) Kota Malang masih dalam tahap kajian teknis. Pemerintah Kota Malang menegaskan langkah tersebut tidak dapat dilakukan secara tergesa-gesa tanpa memastikan kondisi konstruksi bangunan secara menyeluruh.
Wali Kota Malang Wahyu Hidayat mengatakan pihaknya telah meminta Dinas PUPRKP melakukan pengecekan mendalam terhadap struktur bangunan guna menghindari dampak lanjutan.
“Saya sudah minta Dinas PUPRKP untuk mengecek secara konstruksi. Jangan sampai karena terburu-buru justru ada perubahan struktur yang berdampak pada bagian lain bangunan,” ujar Wahyu, Kamis (16/4/2026).
Ia menjelaskan, meskipun secara kasat mata kondisi di lapangan terlihat mengkhawatirkan, analisis teknis tetap diperlukan untuk menentukan langkah penanganan yang tepat.
Terkait kajian menyeluruh terhadap bangunan Pasar Besar, Wahyu menyebut dokumen perencanaan seperti Detail Engineering Design (DED) dan Feasibility Study (FS) sebenarnya telah tersedia. Namun, saat ini fokus diarahkan pada titik-titik yang memiliki tingkat kerawanan tinggi.
“Kalau kajian keseluruhan sebenarnya sudah ada DED dan FS. Sekarang yang kita lihat adalah bagian yang tingkat kerawanannya sudah dirasakan dan berpotensi berdampak,” jelasnya.
Selain itu, kondisi cuaca yang memasuki musim hujan juga menjadi perhatian karena berpotensi menambah beban struktur bangunan. Meski demikian, pembongkaran tidak dilakukan hanya berdasarkan pertimbangan kecepatan.
“Kalau hanya membongkar itu mudah, tetapi kita harus melihat dampaknya. Konstruksi bangunan saling berkaitan,” tegasnya.
Sebagai langkah awal, Pemkot Malang akan memprioritaskan pengamanan area untuk mencegah risiko terhadap pedagang maupun pengunjung. Langkah lanjutan akan ditentukan setelah hasil kajian teknis diperoleh.
“Insyaallah dalam minggu ini. Sementara kita amankan terlebih dahulu, setelah itu baru dilakukan tindak lanjut sesuai hasil pengecekan,” pungkasnya.
Sebelumnya, tembok di lantai atas Pasar Besar Malang dilaporkan mengalami keretakan yang cukup mengkhawatirkan. Komisi B DPRD Kota Malang telah melakukan peninjauan langsung dan merekomendasikan pembongkaran atau pemindahan pot yang dinilai membahayakan serta diduga menjadi salah satu penyebab keretakan.(*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.


