Advertisement
Peristiwa Daerah

Satu Kabupaten Satu Batalyon, Strategi Kodam XXII Tambun Bungai Perkuat Struktur di Daerah

‎Pangdam XXII Tambun Bungai, Mayjen TNI Zainul Arifin, menegaskan komitmen memperkuat struktur militer di tingkat daerah dengan target ambisius 'Satu Kabupaten, Satu Batalyon'.

TIMES Indonesia,
Satu Kabupaten Satu Batalyon, Strategi Kodam XXII Tambun Bungai Perkuat Struktur di Daerah
Suasana cair saat jajaran Forkopimda Kalsel dan Kalteng menjawab pertanyaan awak media usai kegiatan silaturahmi yang berlangsung di Makodam XXII/Tambun Bungai. (FOTO: Zailani/TIMES Indonesia)
A-AA+

PALANGKA RAYA Wajah pembangunan di jantung Kalimantan saat ini tak lagi hanya bertumpu pada birokrasi sipil. Inisiasi strategis muncul dari Kodam XXII Tambun Bungai di Palangka Raya, Kamis (16/4/2026). 

Kodam XXII Tambun Bungai ‎menandai babak baru kolaborasi lintas provinsi yang lebih berorientasi pada hasil dan ketahanan ekonomi jangka panjang.

Advertisement

‎Pertemuan jajaran Forkopimda dari Kalimantan Selatan (Kalsel) dan Kalimantan Tengah (Kalteng) bukan sekedar ajang silaturahmi formal.

Di balik latihan menembak dan penanaman pohon, terdapat cetak biru besar mengenai penguatan koridor ekonomi perbatasan dan efisiensi birokrasi pertahanan.

‎Pangdam XXII Tambun Bungai, Mayjen TNI Zainul Arifin, menegaskan komitmennya untuk memperkuat struktur militer di tingkat daerah dengan target ambisius 'Satu Kabupaten, Satu Batalyon' yang diproyeksikan settle sepenuhnya pada 2027 atau 2029 mendatang. 

‎"Kegiatan ini harus kita kembangkan terus. Dua provinsi ini dalam satu naungan Kodam akan kita sinergikan untuk membangun daerah bersama-sama," ungkap Pangdam.

Forkopimda Kalsel dan Kalteng 2

‎Secara bisnis dan pembangunan, langkah ini bukan sekadar urusan militer. Kehadiran satuan setingkat batalyon di setiap kabupaten akan menjadi magnet pertumbuhan ekonomi baru.

‎Sinergi antara TNI dan Pemprov Kalsel-Teng ini bertujuan mengembangkan produk unggulan daerah dan juga sebagai langkah kerja sama yang kolektif untuk kemajuan bersama daerah. 

‎Gubernur Kalsel, H. Muhidin, membawa perspektif menarik mengenai efisiensi.

Di tengah pengetatan anggaran secara nasional, pilihan untuk melakukan koordinasi melalui jalur darat antara Kalsel dan Kalteng membuktikan bahwa kedekatan geografis adalah aset logistik yang belum tergarap maksimal.

‎"Kita sudah siapkan anggaran untuk pembangunan infrastruktur pendukung Kodam di Kalsel. Groundbreaking akan dimulai pada 6 Mei mendatang dengan target tuntas di 2027," tegas Muhidin.

‎Komitmen anggaran ini menjadi sinyal positif bagi pelaku usaha konstruksi dan pengembang infrastruktur di wilayah tersebut.

‎Senada dengan itu, Gubernur Kalteng H. Agustiar Sabran mengingatkan bahwa di era digitalisasi, tantangan terbesar pembangunan adalah pengikisan nilai kebersamaan.

‎Ia melihat hubungan Kalteng-Kalsel dan TNI sebagaimana hubungan "Kakak-Beradik" yang harus solid untuk menghadapi globalisasi.

‎"Membangun itu perlu sinergi, perlu korporasi. Apa yang disampaikan Pak Presiden mengenai efisiensi tetap kita jalankan, tapi jangan sampai kita kaku atau kehilangan nilai silaturahmi. Kebersamaan dan persaudaraan kakak-beradik inilah yang harus kita jaga agar tidak terkikis oleh globalisasi," tegasnya.

‎Bagi investor dan pemangku kebijakan, pernyataan ini menegaskan adanya stabilitas sosial yang terjamin di wilayah Kalimantan. Kolaborasi ini menunjukkan bahwa daerah siap bertransformasi menjadi pusat pertumbuhan baru yang stabil, aman, dan kooperatif.

‎Sinergi ini mengirimkan pesan kuat ke pusat dan pelaku pasar bahwa Kalimantan bukan lagi sekadar gugusan hutan dan tambang, melainkan kawasan terintegrasi yang didukung penuh oleh sistem keamanan yang kuat di setiap kabupaten.

‎Proyeksi 2027 bukan sekadar tanggal di kalender, melainkan titik balik di mana Kalimantan Selatan dan Tengah akan memiliki fondasi pertahanan dan ekonomi yang saling mengunci, sehingga menciptakan iklim investasi yang jauh lebih diprediksi dan tangguh. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

M
PenulisMuhammad Zailani Penulis TIMES Indonesia.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia