Advertisement
Peristiwa Daerah

Kemenhaj Kota Banjar Siap Berangkatkan 22 Jemaah Haji 2026, Penyesuaian Kuota Jadi Catatan

Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara jemaah dan petugas untuk memitigasi kendala teknis di lapangan.

TIMES Indonesia,
Kemenhaj Kota Banjar Siap Berangkatkan 22 Jemaah Haji 2026, Penyesuaian Kuota Jadi Catatan
Kepala kantor Kemenhaj dan Umroh Kota Banjar, Ro'idi Farisie (FOTO: Susi/TIMES Indonesia)
A-AA+

BANJAR Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kota Banjar (Kemenhaj Kota Banjar) memastikan seluruh persiapan pemberangkatan calon jemaah haji 2026 telah memasuki tahap akhir.

Sebanyak 22 calon jemaah asal Kota Banjar dijadwalkan akan bertolak ke Tanah Suci pada bulan Mei mendatang.

Advertisement

Kepala Kantor Kemenhaj Kota Banjar, Ro'idi Farisie, menyampaikan rasa syukurnya atas kelancaran proses persiapan yang telah dilakukan.

Ia menjelaskan bahwa jumlah jemaah tahun ini mengalami peningkatan signifikan dari estimasi awal.

​"Alhamdulillah, berkat komunikasi intensif dan panggilan Allah SWT, jumlah jemaah kita meningkat dari 10 orang menjadi 22 orang," ujar Ro'idi saat ditemui di kantornya, Kamis (16/4/2026).

"Mereka telah menuntaskan berbagai tahapan, mulai dari manasik tingkat kecamatan hingga kota, dan hari ini kami fokus pada tes kebugaran," imbuhnya.

Ro'idi memastikan kesiapan administrasi dan logistik sudah rampung, termasuk pendistribusian atribut haji seperti koper dan seragam batik.

Advertisement

"Visa sudah 100 persen masuk dan bio visa juga selesai. Kartu Nusuk akan diterima jemaah saat tiba di Makkah atau Madinah," tambahnya.

​Dinamika Kebijakan Kuota Nasional

Penyelenggaraan haji tahun 2026 di Jawa Barat, termasuk wilayah Priangan Timur, memang diwarnai tantangan penyesuaian kuota.

Kebijakan pemerintah pusat kini lebih menitikberatkan pada asas prioritas berdasarkan panjangnya antrean (waiting list) di tingkat provinsi, dibandingkan jumlah populasi muslim terbanyak.

Dinamika ini berdampak pada penyusutan jumlah kloter nasional di Jawa Barat, dari 96 kloter menjadi 68 kloter.

Jemaah asal Kota Banjar, Ciamis, Pangandaran, dan Tasikmalaya sendiri dijadwalkan akan diberangkatkan melalui Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati, sementara sisanya melalui embarkasi Bekasi.

Meski menghadapi tantangan pengurangan kuota, pihak pengelola haji di daerah terus berupaya melakukan diplomasi dan koordinasi yang baik agar penyerapan kuota tetap optimal.

"Semuanya bergantung pada komunikasi. Koordinasi yang baik terbukti mampu mengoptimalkan kuota yang tersedia," jelas Ro'idi terkait operasional haji.

Kesiapan Menuju Tanah Suci

Sesuai jadwal, pelepasan calon jemaah haji Kota Banjar akan dilakukan langsung oleh Wali Kota Banjar pada 7 Mei 2026.

Rombongan dijadwalkan tiba di Asrama Haji Indramayu pada hari yang sama pukul 09.15 WIB, sebelum diberangkatkan menuju bandara pada 8 Mei pukul 06.00 WIB.

Menyinggung kondisi antrean haji yang kini mencapai lebih dari 3.000 pendaftar di Kota Banjar, Ro'idi berharap adanya kebijakan yang dapat mempercepat waktu tunggu di masa mendatang.

Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara jemaah dan petugas untuk memitigasi kendala teknis di lapangan.

​"Mohon doa restu dari seluruh masyarakat Kota Banjar agar tamu-tamu Allah ini diberikan kelancaran, kesehatan, dan perlindungan. Semoga seluruh tahapan berjalan lancar hingga kembali ke tanah air dengan predikat haji yang mabrur," pungkasnya. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Sussie
PenulisSussieSarjana Ilmu Politik Stisip Bina Putera Kota Banjar (2011). Bergabung di Times Indonesia sejak 2021. Meliput berbagai topik, termasuk politik, hukum, sains, seni, budaya dan hospitality.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia