HIPMI Sidoarjo Perkuat Sinergi Ekonomi Lokal Lewat Halal Bihalal Bersama Forkopimda
BPC HIPMI Sidoarjo menggelar Halal Bihalal bersama Forkopimda di Hotel Fave untuk memperkuat sinergi lintas sektor dan mendorong pertumbuhan ekonomi inklusif di Sidoarjo.
Sidoarjo – Badan Pengurus Cabang (BPC) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Sidoarjo menyelenggarakan acara Halal Bihalal bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Sidoarjo di Hotel Fave. Agenda ini menjadi momentum penting untuk mempererat silaturahmi sekaligus memperkokoh sinergi lintas sektor dalam memacu pertumbuhan ekonomi daerah.
Acara ini dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, di antaranya Wakil Bupati Sidoarjo Mimik Idayana, Ketua DPRD Sidoarjo Abdillah Nasih, Kasat Intelkam mewakili Kapolresta Sidoarjo, Kepala Kejaksaan Negeri Sidoarjo Zaidar Rasepta, serta Komandan Kodim Sidoarjo Kolonel Czi Shobirin Setio Utomo. Hadir pula jajaran dewan pembina, penasihat HIPMI, hingga para rektor perguruan tinggi se-Kabupaten Sidoarjo.
Ketua Panitia, Irmawati, menjelaskan bahwa kegiatan bertema “Reconnect & Grow: From Silaturahmi to Synergy” ini bukan sekadar seremoni rutin, melainkan ruang kolaborasi strategis antara pengusaha muda dan pemangku kebijakan. Kepada TIMES Indonesia, ia memaparkan bahwa “reconnect” berarti merajut kembali hubungan yang sempat terbatas dalam beberapa tahun terakhir. Sementara “grow” merepresentasikan harapan agar relasi tersebut berkembang menjadi kolaborasi produktif.
“Dari silaturahmi yang hangat, kita dorong menjadi sinergi nyata yang menghasilkan dampak ekonomi dan sosial bagi masyarakat Sidoarjo,” ujar Irmawati dalam rilis yang diterima TIMES Indonesia, Kamis (16/4/2026).
Ia berharap HIPMI dapat menjadi titik temu yang bermakna bagi pengusaha, pemerintah, aparat penegak hukum, dan akademisi guna melahirkan gagasan konkret. “Harapannya, lahir gagasan serta kerja sama konkret yang mampu memperkuat ekosistem usaha yang sehat, inklusif, dan berdaya saing," tambahnya.

Di sisi lain, Ketua Umum BPC HIPMI Sidoarjo, Muh Zakaria Dimas Pratama, menekankan peran vital pengusaha muda dalam menjawab tantangan ekonomi lokal. Dimas mencatat bahwa meskipun pertumbuhan ekonomi Sidoarjo pada 2025 berada di angka stabil 5,63 persen, tantangan ke depan kian kompleks.
“Ke depan, tantangannya bukan hanya mengejar pertumbuhan tinggi, tetapi meningkatkan kualitas pertumbuhan agar lebih inklusif dan merata,” tegas Dimas.
Dimas menyoroti ketergantungan ekonomi Sidoarjo pada sektor industri pengolahan yang menyumbang hampir 50 persen terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB). Kondisi ini dinilai rentan terhadap gejolak global. Selain itu, ia mencermati masih adanya ketimpangan kontribusi antara pelaku UMKM dengan industri besar.
Terkait ketenagakerjaan, meski tingkat pengangguran terbuka turun ke angka 5,75 persen, kualitas tenaga kerja tetap menjadi catatan penting. “Kita menghadapi fenomena pertumbuhan ekonomi yang belum sepenuhnya diikuti penciptaan lapangan kerja berkualitas,” papar Zakaria Dimas.

Dalam konteks ini, HIPMI berkomitmen menjadi jembatan antara dunia pendidikan dan usaha melalui program link and match, serta mendorong transformasi UMKM agar mampu masuk ke rantai pasok industri global. “Kami ingin mengubah orientasi generasi muda dari pencari kerja menjadi pencipta lapangan kerja,” jelasnya.
Selain itu, ia menggarisbawahi pentingnya legalitas, digitalisasi, dan akses pembiayaan bagi UMKM. "Kami juga menekankan pentingnya formalisasi usaha serta peningkatan kualitas UMKM melalui legalitas, digitalisasi, dan akses pembiayaan serta pasar," sambung Dimas.
Wakil Bupati Sidoarjo, Mimik Idayana, memberikan apresiasi tinggi atas peran HIPMI sebagai mitra strategis pemerintah. Menurutnya, inovasi dari pengusaha muda sangat dibutuhkan untuk menghadapi tingginya angkatan kerja di Sidoarjo.
“Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri. Kolaborasi dengan pengusaha muda yang adaptif dan inovatif sangat dibutuhkan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi lokal,” kata Mimik.
Sebagai penutup, Mimik berharap sinergi ini terus berlanjut demi kemajuan ekonomi Kabupaten Sidoarjo yang lebih tangguh. "Momentum ini diharapkan memperkuat komitmen bersama dalam membangun kolaborasi demi kemajuan ekonomi Kabupaten Sidoarjo," pungkasnya. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.


