Advertisement
Peristiwa Daerah

Cegah Serangan Siber, Diskominfo Sumba Timur Gelar Sosialisasi dan Bentuk TTIS

Diskominfo Sumba Timur bentuk Tim Tanggap Insiden Siber (TTIS) dan gelar sosialisasi untuk perkuat keamanan data serta lindungi layanan publik dari ancaman serangan siber.

TIMES Indonesia,
Cegah Serangan Siber, Diskominfo Sumba Timur Gelar Sosialisasi dan Bentuk TTIS
Diskominfo Kabupaten Sumba Timur tengah menggelar sosialisasi dan pembentukan TTIS penanganan serangan siber.(FOTO: Habibudin/TIMES Indonesia)
A-AA+

SUMBA TIMUR Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Sumba Timur (Diskominfo Sumba Timur) menggelar sosialisasi dan membentuk Tim Tanggap Insiden Siber (TTIS) sebagai penguatan untuk mencegah serangan siber.

Kegiatan tersebut dihadiri Sekretaris Daerah (Sekda) Sumba Timur Umbu Ngadu Ndamu mewakili Bupati Sumba Timur, Kepala Diskominfo Kabupaten Sumba Timur Rambu Naha Ana Awang serta Tim TTIS Sumba Timur  Kamis (16/4/2026).

Advertisement

Sekda Sumba Timur Umbu Ngadu Ndamu mengatakan, sosialisasi dan pembentukan TTIS sebagai upaya mencegah terjadinya ancaman dan serangan siber yang semkain kompleks di era digital saat ini.

Saat ini menurutnya, kita telah memasuki era transformasi digital yang masif, hampir seluruh layanan publik kita kini berbasis elektronik namun kemudahan ini ibarat pisau bermata dua.

“Di satu sisi meningkatkan efisiensi namun disisi lain membuka celah ancaman keamanan siber yang semakin nyata dan kompleks,”kata Umbu Ndamu.

Menurutnya, data adalah aset berharga, kebocoran data atau serangan terhadap sistem informasi pemerintah bukan hanya merugikan instansi tetapi juga dapat melumpuhkan pelayanan kepercayaan masyarakat.

Oleh karena itu tambah Umbu Ndamu, pembentukan dan penguatan TTIS bukan lagi sebuah pilihan melainkan suatu keharusan, seiring dengan meningkatnya ketergantungan terhadap sistem elektornik, resiko terjadinya insiden keamanan siber juga semakin tinggi seperti peretasan sistem, serangan malware, kebocoran data, gangguan layananmaupun penyalahgunaan akses.

Advertisement

“Ini dapat mengakibatkan terganggunya layanan publik, hilang atau rusaknya data penting serta menurunnya tingkat kepecayaan masyarakat terhadap pemerintah daerah,” paparnya.

Umbu Ndamu berharap, dengan mensosialisasikan penanganan insiden siber serta pembentukan TTIS ini agar proses penyelenggara pemerintahan, pelaksana pembangunan dan pelayanan kemasyarakatan di Kabupaten Sumba Timur berjalan lancar demi mewujudkan HUMBA yang maju dan berkelanjutan.

Sementara Kepala Diskominfo Kabupaten Sumba Timur Rambu Naha Ana Awang menambahkan, melalui sosialisasi ini pihaknya menekankan tiga hal penting bagi jajaran aparatur pemerintah daerah khususnya yang tergabung dalam tim TTIS.

Ia menekankan pertama, kesadaran keamanan (security awareness). Keamanan siber bukan hanya tugas Dinas Kominfo melainkan tanggung jawab setiap individu yang mengelola sistem dan data.

“Untuk itu saya ingatkan kepada kita semua selalu wasapada terhadap ancaman siber yang semakin masif,” ujarnya.

Kemudian, tambah Rambu, Kesiapsiagaan kita harus memiliki prosedur yang jelas dan cepat jika terjadi gangguan sistem, jangan menunggu serangan teradi baru kita bertindak serta Kolaborasi yang diharapkan melalui kegiatan ini sinergi anara Pemerintah Kabupaten dengan BSSN semakin kuat demi membentengi ruang digital kita.

Ia berharap, kolaborasi dan kerjasama antar lembaga yang menangani insiden siber di Sumba Timur jika terjadi insiden siber akan segera diselesaikan atau diatasi secara cepat dan tepat.

“Saya berharap kegiatan ini sungguh-sungguh diserap ilmunya dari narasumber agar mampu mewujudkan ata kelola pemerintah yang aman, andal dan terpercaya terjaga dari ancaman siber diera digital ini,”harap Rambu. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Moh Habibudin
PenulisMoh HabibudinPenulis di TIMES Indonesia yang bergabung sejak 2020. Meliput berbagai topik, antara lain politik, hukum, kriminal, ekonomi, gaya hidup, teknologi, budaya, pemerintahan, serta isu-isu nasional.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia