Advertisement
Peristiwa Daerah

Diterpa Isu Lahan, Kades Segobang Banyuwangi Angkat Bicara soal Gerai KDMP

Isu terkait status lahan pembangunan Gerai Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Desa Segobang, Kecamatan Licin, Banyuwangi, menjadi perhatian publik.

TIMES Indonesia,
Diterpa Isu Lahan, Kades Segobang Banyuwangi Angkat Bicara soal Gerai KDMP
Bangungan KDMP Segobang, Kecamatan Licin, Banyuwangi. (FOTO: Dokumentasi TIMES Indonesia)
A-AA+

BANYUWANGI Isu terkait status lahan pembangunan Gerai Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Desa Segobang, Kecamatan Licin, Banyuwangi, menjadi perhatian publik.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Desa Segobang, Imro’atul Husnah, akhirnya angkat bicara dengan memberikan klarifikasi resmi guna meluruskan informasi yang beredar di masyarakat agar tidak terjadi kesalahpahaman mengenai status lahan maupun teknis pelaksanaan proyek tersebut.

Advertisement

Imro’atul menjelaskan bahwa pendiria gerai KDMP bukanlah keputusan sepihak, melainkan hasil dari keputusan kolektif melalu Musyawarah Desa Khusus (Musdesus).

Forum tersebut dihadiri oleh berbagai unsur penting, mulai dari perangkat desa, tokoh masyarakat, hingga jajaran pimpinan tingkat kecamatan termasuk Camat dan Kapolsek Licin.

“Seluruh dokumen pendukung terkait penyelenggaraan Musdesus tersimpan rapi dan lengkap. Pembangunan ini memiliki landasan hukum yang kuat karena telah disetujui oleh perwakilan masyarakat,” kata Bu Kades, Jumat (17/4/2026).

Menanggapi adanya klaim bahwa lokasi pembangunan tersebut berada di atas lahan pribadi, Imro’atul memberikan penjelasan mendalam mengenai sejarah tanah tersebut. Dia meluruskan bahwa lahan tersebut adalah fasilitas umum milik masyarakat Desa Segobang.

Berdasarkan data desa, lahan tersebut awalnya merupakan komitmen pejabat kepala desa terdahulu untuk dijadikan lapangan bagi warga. Setelah melalui dinamika panjang di masa lalu, lokasi yang saat ini digunakan untuk gerai KDMP akhirnya disepakati menjadi area fasilitas umum.

Advertisement

“Karena statusnya adalah fasilitas umum milik warga, kami sudah meminta persetujuan langsung kepada warga sebagai pemilik hak melalui Musdesus,” jelasnya.

“Warga setuju dengan syarat ada lahan pengganti untuk lapangan desa, dan kami sudah menyanggupi itu. Insya Allah, tahun ini lahan pengganti sudah siap digunakan,” sambungnya.

Pembangunan gerai koperasi program unggulan Presiden Prabowo ini diharapkan dapat menjadi motor penggerak ekonomi desa yang dikelola secara profesional. Pemerintah Desa Segobang berkomitmen untuk terus mengedepankan asa akuntabilitas dalam setiap program pembangunan.

“Fokus kami adalah kemajuan desa dan kesejahteraan warga. Kami sangat terbuka terhadap masukan, namun kami juga berkewajiban menjaga agar informasi yang sampai ke publik tetap akurat dan objektif sesuai dengan data yang ada di lapangan,” tutup Kepala Desa Segobang, Imro’atul Husnah. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Syamsul Arifin
PenulisSyamsul ArifinPenulis di TIMES Indonesia yang bergabung sejak 2016. Meliput berbagai topik, antara lain politik, hukum, kriminal, ekonomi, gaya hidup, teknologi, budaya, pemerintahan, serta isu-isu nasional.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia