Advertisement
Peristiwa Daerah

Penggilingan Padi di Ciamis Terbakar Tengah Malam, Kerugian Capai Rp200 Juta

Kebakaran melanda bangunan penggilingan padi milik warga di Dusun Cijulang, Desa Cijulang, Kecamatan Cihaurbeuti, Kabupaten Ciamis, Jumat (17/4/2026) tengah malam. Bangunan milik Cucu Hidayat (65) tersebut ludes terbakar saat sebagian besar warga ten

TIMES Indonesia,
Penggilingan Padi di Ciamis Terbakar Tengah Malam, Kerugian Capai Rp200 Juta
Damkar Ciamis sedang memadamkan api yang membakar pabrik penggilingan padi di Cihaurbeuti, Ciamis, Jumat,(17/4/2026).. (Foto: Dok. Damkar Ciamis)
A-AA+

CIAMIS Kebakaran melanda bangunan penggilingan padi milik warga di Dusun Cijulang, Desa Cijulang, Kecamatan Cihaurbeuti, Kabupaten Ciamis, Jumat (17/4/2026) tengah malam. Bangunan milik Cucu Hidayat (65) tersebut ludes terbakar saat sebagian besar warga tengah terlelap.

Api dengan cepat menghanguskan bangunan permanen berukuran 8 x 20 meter. Banyaknya material mudah terbakar, seperti tumpukan gabah kering, membuat kobaran api membesar hingga menjalar ke bagian atap. Warga sempat panik karena lokasi kebakaran berada di kawasan permukiman padat penduduk.

Advertisement

Kepala Bidang Damkar Dinas Satpol PP Ciamis, Budi Rahmat, mengatakan pihaknya segera menuju lokasi setelah menerima laporan dari warga bernama Roni, dengan waktu respons sekitar 14 menit.

“Setibanya di lokasi, petugas langsung melakukan pemadaman dan pendinginan agar api tidak merambat ke bangunan lain di sekitarnya,” ujar Budi, Sabtu (18/4/2026).

Ia menjelaskan, saat petugas tiba di tempat kejadian perkara (TKP), api sudah menguasai hampir separuh bangunan.

“Api terlihat sudah menguasai hampir separuh bangunan dan menjalar ke bagian atap serta tumpukan gabah. Itu yang membuat api cepat membesar,” jelasnya.

Untuk memadamkan api, Damkar UPTD Ciamis mengerahkan satu unit mobil pancar, satu unit tangki water supply, serta empat personel. Setelah dilakukan pemadaman dan pendinginan, api berhasil dikendalikan sekitar pukul 00.25 WIB.

Advertisement

“Alhamdulillah api berhasil dipadamkan dan tidak sampai merembet ke rumah warga di sekitarnya,” tambahnya.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Namun, kerugian material ditaksir mencapai Rp200 juta. Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, kebakaran diduga dipicu korsleting listrik.

Proses penanganan turut melibatkan aparat desa, Polsek Cihaurbeuti, Babinsa Koramil, serta pihak PLN.

Budi mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi gangguan instalasi listrik.

“Kami mengingatkan masyarakat untuk rutin memeriksa instalasi listrik agar kejadian serupa tidak terulang,” pungkasnya.(*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Adis Cahyana
PenulisAdis CahyanaPenulis dan pengamat kebijakan publik. Bergabung di TIMES Indonesia sejak 2025. Meliput berbagai topik, termasuk isu sosial,politik, hukum dan kriminal, Birokrasi, Seni budaya dan kuliner.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia