Advertisement
Peristiwa Daerah

Syawalan Fest Pacitan 2026 Dongkrak Ekonomi Warga

Syawalan Fest 2026 berlangsung sejak 10 hingga 19 April mampu mengerakkan perekonomian warga.

TIMES Indonesia,
Syawalan Fest Pacitan 2026 Dongkrak Ekonomi Warga
Lapak UMKM lokal warga raup cuan selama Syawalan Fest 2026 di Pacitan. (FOTO: Yusuf Arifai/TIMES Indonesia)
A-AA+

Pacitan Perputaran uang selama Syawalan Fest Pacitan 2026 terasa langsung di kantong warga. Event yang digelar selama 10 hari itu ternyata mampu menghidupkan geliat UMKM lokal.

Sejak hari pertama, lapak-lapak pedagang tak pernah benar-benar sepi. Liana Ferdianti, 35, salah satunya. Penjual jeruk bali itu mengaku omzet hariannya tembus ratusan ribu rupiah.

Advertisement

“Dari hari pertama kegiatan saya buka stand di sini. Alhamdulillah sangat membantu bagi pelaku UMKM. Terus antusias masyarakat juga bagus,” ujarnya, Sabtu (18/4/2026) malam.

Ia berharap kegiatan serupa tidak berhenti di sini. Menurutnya, event seperti ini layak diperbanyak. Hanya saja, ada catatan yang ia titipkan.

“Harapan ke depannya banyak diadakan event-event seperti ini, lebih seringlah,” katanya.

“Karena kan apa-apa sekarang naik. Sepuluh hari Rp1 juta,” imbuhnya soal biaya sewa lapak.

Cerita serupa datang dari pedagang lain. Riris, 29, bahkan menyebut perolehan omzetnya bisa menyentuh jutaan rupiah dalam semalam. Dua lapak yang ia buka nyaris tak pernah sepi pembeli.

Advertisement

“Per malam kalau dipukul rata Rp1 jutaan. Malam ini lebih ramai, Rp2–3 jutaan,” ungkapnya.

UMKM Syawalan Fest 2026

Panitia mencatat, geliat itu ditopang puluhan pelaku usaha yang terlibat. 

Ketua Panitia Syawalan Fest, Zainal Arifin, menyebut sedikitnya ada 80 tenant UMKM yang meramaikan area Lapangan Peta Kodim 0801 Pacitan. 

Mulai dari kuliner khas, kerajinan, hingga wahana permainan anak.

Menurutnya, konsep acara memang tidak semata hiburan. Ada misi sosial dan budaya yang dibawa.

“Kami sengaja memberikan fasilitas ruang silaturahmi di bulan Syawal melalui beragam kegiatan positif dan mendongkrak ekonomi warga,” ujarnya.

Dari sisi kunjungan, lanjut dia, antusiasme warga juga cukup tinggi. Dalam sehari, jumlah pengunjung rata-rata menembus seribuan orang.

“Rata-rata seribu pengunjung,” tambahnya.

Syawalan Fest 2026 berlangsung sejak 10 hingga 19 April. 

Sejumlah agenda digelar bergantian, mulai pembukaan dan pagelaran seni, festival rebana klasik tingkat SD/MI, panggung budaya, lomba rebana putri, malam puncaknya ada halal bihalal dan pengajian akbar bersama tokoh agama ditutup dengan senam masal juga pengumuman pemenang lomba. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Yusuf Arifai
PenulisYusuf ArifaiMagister Ilmu Hukum (MH) Universitas Slamet Riyadi Surakarta, Wartawan Madya Nomor 21969-Unitomo/Wdya/DP/X/2024/21/10/93, Editor Bahasa Arab dan Penulis di TIMES Indonesia yang bergabung sejak 2021.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia