Advertisement
Peristiwa Daerah

Bupati Solok Ajak Perantau Bangun Nagari

Bupati Solok Jon Firman Pandu menegaskan pentingnya peran perantau dalam mendorong percepatan pembangunan nagari di tengah keterbatasan fiskal, melalui kolaborasi dan penguatan nilai gotong royong.

TIMES Indonesia,
Bupati Solok Ajak Perantau Bangun Nagari
Bupati Solok, Jon Firman Pandu, saat menghadiri silaturahmi bersama perantau Saok Laweh di kawasan Duren Sawit, Sabtu Malam(18/4/2026).
A-AA+

Bukit Tinggi Bupati Solok, Jon Firman Pandu, menegaskan bahwa perantau merupakan elemen penting dalam mendorong percepatan pembangunan nagari, terutama di tengah keterbatasan kapasitas fiskal daerah.

Pernyataan tersebut disampaikannya saat menghadiri kegiatan silaturahmi bersama Perantau Saok Laweh di kawasan Duren Sawit, Sabtu  Malam (18/4/2026).

Advertisement

Ia menilai bahwa perantau tidak hanya menjadi simbol kebanggaan kultural masyarakat Minangkabau, Suamtra Barat, tetapi juga merupakan aset strategis yang memiliki kontribusi nyata terhadap pembangunan daerah. Perantau dinilai mampu menghadirkan transfer ilmu pengetahuan, memperluas jaringan ekonomi, serta membawa pengalaman yang relevan untuk kemajuan kampung halaman.

“Potensi perantau memiliki kapabilitas besar dalam membuka berbagai peluang bagi pemerintah daerah dalam membangun nagari, terutama melalui pendekatan kolaboratif yang sinergis,” ujar Jon Firman Pandu.

Ia juga menekankan bahwa pembangunan daerah tidak dapat sepenuhnya bergantung pada pemerintah. Dibutuhkan keterlibatan aktif masyarakat, termasuk komunitas perantau, guna menciptakan program pembangunan yang efektif, berkelanjutan, dan berdampak luas.

Dalam kondisi efisiensi anggaran saat ini, pendekatan kolaboratif dinilai menjadi solusi strategis dalam tata kelola pembangunan. Pemerintah Kabupaten Solok, lanjutnya, terus mendorong perantau untuk berperan sebagai mitra pembangunan, sekaligus menghidupkan kembali nilai gotong royong sebagai fondasi sosial masyarakat Minangkabau.

Dengan terbangunnya sinergi antara kampung halaman dan perantau, pemerintah optimistis pembangunan nagari di Kabupaten Solok akan tetap berjalan secara optimal, bahkan berpotensi melahirkan inovasi baru yang lebih adaptif dan berkelanjutan di tengah berbagai keterbatasan. (*)

Advertisement

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Dioni Arvona
PenulisDioni ArvonaPenulis di TIMES Indonesia yang bergabung sejak 2025. Meliput berbagai topik, antara lain politik, hukum, kriminal, ekonomi, gaya hidup, teknologi, budaya, pemerintahan, serta isu-isu nasional.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia