BKPRMI Banyuwangi Dilantik, Siap Perkuat Peran Pemuda Masjid dalam Pembangunan Daerah
BKPRMI Banyuwangi diharapkan mampu tampil sebagai motor penggerak pemuda masjid yang tidak hanya aktif dalam kegiatan keagamaan.
Banyuwangi – Suasana khidmat terasa di Pendopo Sabha Swagatha Blambangan, Banyuwangi, pada Minggu (19/4/2026), saat jajaran pengurus Dewan Pengurus Daerah (DPD) dan Dewan Pengurus Kecamatan (DPK) Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) Banyuwangi masa khidmat 2026–2030.
Prosesi berlangsung lancar dan penuh kekhidmatan, dihadiri para pengurus serta tamu undangan yang memadati ruangan. Nuansa kebersamaan yang tercipta menjadi penanda tumbuhnya optimisme baru bagi gerakan pemuda masjid di Bumi Blambangan.
Prosesi pelantikan diawali dengan pembacaan ikrar pengurus dipimpin oleh Sekretaris Umum DPW BKPRMI Jawa Timur, Alim Sulaiman, M.Pd., dilanjutkan dengan penyerahan amanah kepada jajaran yang baru.
Dalam arahannya, Alim Sulaiman, menekankan pentingnya menjaga komitmen, kekompakan, serta semangat pengabdian dalam menjalankan roda organisasi agar mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.
"Selamat dan sukses atas pelantikan hari ini. Semoga setiap langkah yang kita jalani senantiasa mendapat ridho Allah," kata Alim Sulaiman.
Pada momentum itu, Alim menyampaikan apresiasi atas kekompakan jajaran DPD BKPRMI Banyuwangi yang dinilai konsisten menghadirkan program-program kreatif dan inovatif. Menurutnya, berbagai gagasan yang dihadirkan tidak hanya menarik, tetapi juga mampu menjadi inspirasi bagi daerah lain.
Alim juga mengaku terenyuh melihat soliditas dan semangat kebersamaan yang ditunjukkan para pengurus. Mengusung tajuk “Tandang Bareng”, dia meyakini BKPRMI Banyuwangi menjadi titik awal kebangkitan gerakan pemuda masjid yang lebih kuat dan berdampak.
"Semoga Banyuwangi dapat terus berkembang dan menjadi rujukan bagi DPD BKPRMI di seluruh Jawa Timur," ujarnya.
Ketua Umum BKPRMI Banyuwangi, H. Mujiono, S.H., menegaskan bahwa pelantikan ini bukan sekadar agenda seremonial. Hal tersebut, menjadi bagian penting dalam memperkuat peran organisasi dalam pembangunan generasi muda yang berlandaskan nilai-nilai keislaman.
"Pelantikan ini menjadi momentum untuk menegaskan eksistensi BKPRMI Banyuwangi sebagai wadah pembinaan pemuda. Tidak hanya berorientasi pada kegiatan keagamaan, tetapi juga berkontribusi dalam pembangunan sosial, pendidikan, dan pemberdayaan masyarakat," kata Mujiono.
Mujiono menjelaskan, dengan jaringan remaja masjid yang tersebar hingga tingkat desa, BKPRMI Banyuwangi memiliki posisi yang sangat strategis dalam membangun karakter generasi muda. Peran terssebut, menjadi semakin penting di tengah zaman yang terus berkembang.
"BKPRMI harus mampu mencetak generasi muda yang religius, produktif, dan adaptif terhadap perubahan," ujarnya.
Lebih jauh, Mujiono berharap kepengurusan yang baru dapat menghadirkan inovasi yang relevan dengan kebutuhan masyarakat. Dia juga menekankan pentingnya memperkuat fungsi masjid, tidak hanya sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai pusat peradaban dan pemberdayaan umat.
Dalam kesempatan itu, Mujiono juga menyampaikan komitmen BKPRMI Banyuwangi untuk menjalin kolaborasi dengan pemerintah daerah.
Sinergi tersebut dinilai penting dalam mendukung berbagai program pembangunan, khususnya yang berkaitan dengan penguatan kapasitas generasi muda.
Sementara itu, Wakil Bupati Banyuwangi, Ir. H. Mujiono, M.Si., yang turut hadir dalam pelantikan itu, menyampaikan bahwa keberadaan BKPRMI memiliki peran strategis dalam mendukung pembangunan daerah, khususnya dalam pembinaan generasi muda berbasis nilai keagamaan.
Mujiono menilai, jaringan remaja masjid yang tersebar hingga ke pelosok desa menjadi kekuatan besar yang dapat digerakkan untuk membangun karakter pemuda yang berakhlak sekaligus berdaya saing.
Selain itu, Mujiono juga mendorong BKPRMI Banyuwangi agar mampu menerjemahkan berbagai program Pemerintah Kabupaten Banyuwangi ke dalam gerakan nyata yang menyentuh langsung masyarakat.
Dia berharap, para pemuda masjid tidak hanya menjadi bagian dari kegiatan keagamaan, tetapi juga aktif berkontribusi dalam mendukung program pembangunan daerah melalui aksi-aksi yang berdampak.
"Pemerintah daerah sangat terbuka untuk berkolaborasi dengan BKPRMI. Peran pemuda masjid sangat penting dalam memperkuat nilai-nilai sosial dan keagamaan di tengah masyarakat," tuturnya.
Dengan semangat baru, BKPRMI Banyuwangi diharapkan mampu tampil sebagai motor penggerak pemuda masjid yang tidak hanya aktif dalam kegiatan keagamaan, tetapi juga berperan nyata dalam pembangunan daerah. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.


