Serap Aspirasi di Banyuwangi, Ning Lia Suarakan Pemenuhan Hak Dasar Warga Negara
Di hadapan ratusan audiens, Ning Lia menekankan bahwa pemenuhan hak dasar adalah kunci utama untuk mewujudkan tatanan masyarakat yang adil dan sejahtera.
BANYUWANGI – Anggota DPD RI, Lia Istifhama yang akrab disapa Ning Lia, terus bergerak melakukan jemput bola aspirasi masyarakat.
Terbaru, senator asal Jawa Timur ini menggelar kegiatan serap aspirasi di Masjid Besar Arraudlah, Desa Kalibaruwetan, Kecamatan Kalibaru, Banyuwangi, Minggu (19/4/2026).
Dalam agenda yang dikemas dengan suasana hangat tersebut, keponakan Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa ini membawakan paparan bertajuk 'Pemenuhan Hak Dasar Warga Negara Menurut UUD NKRI Tahun 1945'.
Di hadapan ratusan audiens, Ning Lia menekankan bahwa pemenuhan hak dasar adalah kunci utama untuk mewujudkan tatanan masyarakat yang adil dan sejahtera.
Menurutnya, konstitusi telah menjamin setiap warga negara untuk mendapatkan hak-hak fundamental yang harus terus dikawal.
“Kami mengajak masyarakat untuk terus bersinergi, memberikan saran, dan masukan konstruktif. Hal ini penting agar DPD RI mampu menjalankan amanat pengabdian dengan lebih maksimal,” ujar Ning Lia.
Selain membahas hak konstitusi, Dia juga memberikan suntikan motivasi kepada warga untuk tetap optimis menghadapi tantangan ekonomi saat ini. Ning Lia mendorong masyarakat untuk terus mendukung program-program pemerintah yang berpihak pada rakyat kecil.
Pantauan di lokasi, acara ini dihadiri ratusan guru TPQ, TK, dan MI di bawah naungan Yayasan Masjid Besar Arraudlah. Turut hadir jajaran Forpimka Kalibaru, perangkat desa, tokoh pemuda, serta tokoh masyarakat setempat.
Sejumlah ulama kharismatik Kalibaru juga tampak hadir, di antaranya H Khotib dan KH Iskandar Dzulkarnain. Hadir pula KH Ir Achmad Wahyudi, SH, MH, Pengasuh Pondok Pesantren Adz Dzikra sekaligus Ketua GM FKPPI PC-1325 Banyuwangi.
Dalam sambutan, Ketua Yayasan Masjid Besar Arraudlah, Fatchan Himami Hasan, melalui perwakilannya H Mashuri, mengungkapkan perkembangan positif yayasan.
Dia menyebut keberadaan lembaga pendidikan di bawah yayasan telah memberikan manfaat besar bagi warga, bahkan banyak guru yang kini telah berhasil meraih sertifikasi.
Sementara itu, KH Ir Achmad Wahyudi mengapresiasi kehadiran Ning Lia di wilayah ujung barat Banyuwangi tersebut. Dia berharap kunjungan ini menjadi sinergi yang berkelanjutan.
"Terima kasih atas kehadiran Ning Lia. Semoga terbangun semangat tandang bareng demi kemajuan serta kesejahteraan masyarakat Banyuwangi dan Indonesia secara luas," tutur KH Achmad Wahyudi.
Kegiatan serap aspirasi yang juga dibalut dengan momen halal bihalal ini berlangsung khidmat dan ditutup dengan dialog interaktif bersama para guru dan tokoh masyarakat.
Dialog jadi makin gayeng, dengan ikut dihadirkan Fazar Dimas Priyatna, salah satu jurnalis TIMES Indonesia Biro Banyuwangi, sebagai narasumber kegiatan. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.


